riau24 Dukungan Partai Berlambang Ka'bah Terbelah, Masing-Masing Klaim Punya Dasar Yang Kuat | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pilwako Pekanbaru

Dukungan Partai Berlambang Ka'bah Terbelah, Masing-Masing Klaim Punya Dasar Yang Kuat

1
Dukungan Partai Berlambang Ka'bah Terbelah, Masing-Masing Klaim Punya Dasar Yang Kuat
Berita Riau -  Dukungan Partai Berlambang Ka'bah  Terbelah, Masing-Masing Klaim Punya Dasar Yang Kuat

Pekanbaru, Riau24.com - Konflik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) belum juga usai. Kubu Romahurmuziy maupun kubu Djan Faridz saling klaim dan mengganggap memiliki dasar yang kuat.

Meskipun tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 sudah memasuki masa pendaftaran pada 21-23 September 2016 ini, untuk Pilkada Kota Pekanbaru dukungan partai berlambang Kabah ini pun akhirnya terbelah dua.

Sebelumnya Said Usman Abdullah yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Pekanbaru yang juga diusung sebagai Wakil Walikota mendampingi Dastrayani Bibra sebagai Walikota telah mendaftar Rabu (21/9/2016).


Baca Juga :
Kalah Telak, Tim Takraw Putri Riau Akui Ketangguhan Tuan Rumah


Said berpedoman kepada Surat Keputusan (SK) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang mengikuti kepada PPP versi Romahurmuziy.

SK dari Kenkumham memiliki Nomor Surat M.HH-06.AH. 11.01.TAHUN 2016. Berisi tentang pengesahan Susunan Personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan Masa Bakti 2016-2021.

"Kita pedomani ini sebagai dasar, dan sah atau tidaknya biarlah KPU yang tentukan," kata Said yang pernah menjabat jadi Anggota DPRD Pekanbaru ini

Seolah tidak mau ketinggalan dengan kubu Romahurmuziy, pada hari ini, Kamis (22/9/2016) PPP versi Djan Faridz menyatakan dukungannya kepada pasangan Firdaus-Ayat.
Dari pantauan Riau24.com saat mendampingi pasangan Firdaus-Ayat mendaftar ke KPU Kota Pekanbaru, tampak hadir Okto Irianto selaku Ketua DPC PPP Kota Pekanbaru versi Djan Faridz. 

"Kita mengikuti DPP Pimpinan Djan Faridz sebagai ketuanya. Dasarnya adalah Putusan Mahkamah Agung (MA) no 601 yang sudah memiliki putusan tetap," sebutnya saat dikonfirmasi awak media.

Okto menilai bahwa PPP versi Djan Faridz lah yang sah. Namun ia menyebut mengikuti saja proses di DPP.

"Alasan kita dukung Firdaus-Ayat karena memang Firdaus dan Ayat mendaftar ke kita. Selain itu mereka juga sudah ikut pembekalan dari PPP di Jakarta pada tanggal 15 September 2016 lalu," jelasnya.

PPP versi Djan Faridz juga sudah mengeluarkan rekomendasi dukung Firdaus dan Ayat. Sebagai perpanjangan tangan dari DPP makanya Okto memberikan dukungannya pada calon incumbent ini.

Namun saat ini, PPP versi Djan Faridz hanya sebagai pendukung Firdaus dan Ayat. Sedangkan PPP versi Romahurmuziy menjadi pengusung bagi pasangan Ide dan Bibra.

Sementara ketua KPU Kota Pekanbaru, Amiruddin Sijaya tetap mempedomani keputusan yang dikeluarkan oleh kenkumham yang diterima Said Usman.

"Keputusan kenkumham yang diterima pak Said sudah sah, jadi sudah jelas dan mengikat," tutupnya. (***)





R24/iko 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 19:03 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru