Hal ini disampaikan oleh Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Dumai, Romauli, "Banyak ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS. Kondisi ini tentu sangat membahayakan, karena tidak menutup kemungkinan penyakit tersebut dapat ditularkan kepada bayi yang sedang dikandungnya", ujarnya.


Baca Juga :
Polres Siak Buat Program Demi Ciptakan Figur Penolong Masyarakat

Bahkan menurut Romauli, jumlah ibu rumah tangga yang menderita HIV AIDS berada di bawah jumlah pekerja seks komersial. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Romauli mengatakan, "Untuk antisipasi lebih banyaknya penderita HIV/AIDS di Dumai, maka setiap ibu hamil di Dumai wajibkan untuk mengikuti screening. Diharapkan dengan adanya screening dapat menanggulangi maupun mengurangi jumlah penderita, apalagi screening ini tidak dipungut biaya alias gratis", harapnya.

Ada beberapa lokasi di kota Dumai yang ditunjuk untuk melakukan screening yakni di 12 klinik VCT (Voluntary Counseling Test) bagi ibu rumah tangga maupun ibu hamil. Diantaranya di RSUD Kota Dumai, Puskesmas Dumai Kota, Dumai Barat, Bumi Ayu, Bukit Timah, Sungai Sembilan, Bukit Kapur, Purnama, Jaya Mukti, Medang Kampai, Kayu Kapur, dan KKP Kota Dumai. 

Bahkan bila hasil screening mendeteksi pasien tersebut mengidap penyakit HIV/AIDS maka akan diberikan obat secara  gratis. (***)




R24/dik