riau24 Dana Sertifikasi Tak Kunjung Turun, Kinerja Pemkab Kuansing Diragukan | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Dana Sertifikasi

Dana Sertifikasi Tak Kunjung Turun, Kinerja Pemkab Kuansing Diragukan

0
Dana Sertifikasi Tak Kunjung Turun, Kinerja Pemkab Kuansing Diragukan
Berita Riau -  Dana Sertifikasi Tak Kunjung Turun, Kinerja Pemkab Kuansing Diragukan
Kuansing, Riau24.com - Para guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) non-sertifikasi di Kabupaten Kuantan Singingi, sampai saat ini belum juga menerima Tunjangan Non-Sertifikasi selama 6 bulan, terhitung sejak bulan Juli hingga Desember 2014.

Sehingga dengan belum 
dibayarkan tunjangan non sertifikasi tersebut, tentu saja para guru mempertanyakannya.

"Kalau tunjangan tahun 2015 sudah dibayarkan semua, akan tetapi yang 
2014 masih tersisa enam bulan (belum dibayarkan) yakni dari bulan Juli hingga Desember. Bahkan sampai saat ini kami belum mendapat kepastian kapan akan dibayarkan," ungkap salah seorang guru PNS di Kuansing yang enggan disebutkan jati dirinya kepada wartawan Riau24.com saat ditemui di Teluk Kuantan.

Menurutnya, sudah seharusnya Pemkab Kuansing memberikan perhatian serius kepada nasib guru. Karena ratusan bahkan ribuan guru di Kuansing sangat mengharapkan dana tunjangan tersebut dicairkan, sebab akan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi yang saat ini makin sulit.

"Saya dapat informasi di daerah lain, semuanya lancar-lancar saja dan kenapa di Kuansing tidak," katannya heran.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi, Jupirman, S.Pd melalui sekretarisnya, Jomaris, S. Pd saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu mengakui bahwa dana yang dimaksud memang belum dibayarkan.

"Itu 2014 ya, kebetulan saya saat itu belum di sini (Disdik), tapi informasi yang saya dapatkan dari bagian keuangan, ketika itu memang untuk pembayaran tunjangan ini. Kalau kami biasa bilang itu Tamsil (tambahan penghasilan) dan tidak teranggarkan dalam APBD 2014. Apa alasannya sampai tidak teranggarkan, saya juga kurang tahu pasti kenapa," jelasnya.

Tapi dana itu, katanya, sudah turun dari pusat dan masuk ke kas daerah. Ketika hendak diajukan pencarian, pihak keuangan minta hasil audit untuk bisa dicairkan. Dari pihak BPK sudah melakukan audit, dan saat ini kita masih menunggu hasil audit tersebut," terangnya.

Total keseluruhan dana tersebut diperkirakan sekitar dibawah Rp 10 Miliar.
"Karena masing-masing guru mendapatkan Rp 250 ribu 
perbulan, jadi 6 bulan sebesar Rp 1,5 juta per orang guru, dikalikan jumlah seluruh guru nonsertifikasi di Kuansing," tukasnya. (***)
 
 

R24/zar 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru