riau24 Dishub: Akhir Tahun Bandara Tempuling (Inhil) Diserahkan Ke Kemenhub | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pekanbaru

Dishub: Akhir Tahun Bandara Tempuling (Inhil) Diserahkan Ke Kemenhub

1
Dishub: Akhir Tahun Bandara Tempuling (Inhil) Diserahkan Ke Kemenhub
Berita Riau -  Dishub: Akhir Tahun Bandara Tempuling (Inhil) Diserahkan Ke Kemenhub

Pekanbaru, Riau24.com- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau menyebutkan akhir tahun akan menyerahkan aset Bandara Tempuling yang berada di Kabupaten Indragiri Hilir (Rohil) kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Bandara tempuling insyaAllah dalam akhir tahun ini akan kita serahkan ke Kementerian Perhubungan. Itu sudah janji  kita dengan kementerian,” ujar Kepala Dishub Provinsi Riau, Rahmat Rahim, Selasa (27/9/16).

Keputusan penyerahan aset ini berdasarkan kesepakatan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir besama Pemerintah Provinsi Riau. “Pak gub juga sudah menyurati ke kementerian perhubungan, sepakat menyerahkan ini ke pusat, ke kementerian perhubungan,” sambung Rahmat di Pekanbaru.

[Dishub Uji Coba Larangan Roda Dua Lewati Fly Over Oktober Mendatang]
 

Diharapkan dengan diserahkannya Bandara Tempuling yang telah lama tidak beroperasi ini akan bisa dikelola secara lebih baik oleh Kementerian Perhubungan sehingga dapat dimaksimalkan kembali fungsi dibangunnya Bandara ini.

"Nanti enak seperti bandara di Rokan Hulu semua kementerian yang mengurus. Mereka yang mengeluarkan anggaran dalam  bentuk Subsidi , Rute penerbangan dan lain sebagainya," tambah Rahmat.

Sampai saat ini bandara perintis Tempuling memang masih dikelola oleh Pemkan Inhil. Lanjutnya, alih kelola tersebut juga untuk menghindari nilai aset bandara yang dikhawatirkan akan berkurang.

[Dishub Pekanbaru Bagikan 450 Atribut Juru Parkir]
 

Sebagai informasi Bandara ini terletak sekitar 24 kilometer dari Kota Tembilahan, dan memiliki panjang landasan 1.350 x 30 meter. Serta luas sekitar 230 hektar, itu masih memerlukan perawatan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.

Sebagai kabupaten dengan penduduk 700 ribu jiwa lebih keberadaan roda transportasi angkutan udara antar provinsi sangat diperlukan, apalagi Inhil terus tumbuh baik dari sisi perekonomian maupun pembangunan.

Selain itu Bandara ini merupakan satu-satunya yang ada di Kabupaten setempat. Yakni di Desa Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, yang dibangun sejak 2006 dan selesai dibangun pada 2008. 

Adanya bandara ini bisa mendorong tumbuhnya investasi baru khususnya di Tembilahan dengan cepatnya waktu tempuh yaitu 40 menit sementara bila menggunakan jalan darat menempuh waktu selama tujuh jam.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Rendra
Selasa, 27 September 2016 14:44 wib
Haaa sejak kapan pula bandara Tempuling di Rokan Hilir,
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru