riau24 Kualitas Terbaik Hanya Dihargai Rp2 Ribu, Petani Sagu Tak Sejahtera | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

Kualitas Terbaik Hanya Dihargai Rp2 Ribu, Petani Sagu Tak Sejahtera

0
Berita Riau -  Kualitas Terbaik Hanya Dihargai Rp2 Ribu, Petani Sagu Tak Sejahtera

Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau menyesalkan harga sagu dengan kualitas unggulan dari Kabupaten Kepulauan Meranti hanya seharga Rp2 ribu sehingga menyebabkan banyaknya petani sagu tidak sejahtera kehidupannya.

“Kita tahu kualitas sagu terbaik berasal dari sana, namun hanya di hargai Rp2 ribu perkilonya," ujar Kepala Disbun, Muhibul Basyar, Selasa (27/9/16).

Dikatakan Muhibul, sagu dari Provinsi Riau yang dihasilkan oleh 3 daerah yaitu Kabupaten Kepuluan Meranti, Indragiri Hilir dan Kabupaten Bengkalis ini tiap tahunnya diproduksi dalam jumlah yang cukup besar yaitu mencapai 246 ribu ton

Meskipun demikian, dia mengakui besarnya produksi tanaman khas tanah bergambut ini tidak menentukan kesejahteraan petani penghasil sagu di kawasan tersebut sehingga Disbun giat dalam memberikan penyuluhan kepada petani sagu sebagai alternative produksi sagu.  "Petani sagu di Riau harus kita berikan penyuluhan teknologi  agar bisa menjadi alternatif dalam memproduksi sagu," jelasnya.

Muhibul mengungkap hasil sagu yang dibeli murah Rp2 ribu per kg dari Meranti, nantinya di Cirebon akan dijual seharga Rp6 ribu perkilonya. "Sampai  di pasar kuliner Jakarta, sagu tersebut bisa dijual hingga Rp19 ribu," sambungnya.

Melihat perbedaan harga yang terlalu jauh. Ini menjadi cacatan Disbun berserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait persoalan memproduksi juga harus dipikirkan.

Sementara Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau Darmansyah, menyebutkan keunggulan sagu jika dijadikan alternatif pemenuhan karbohidrat. "Komoditas ini dapat  dijadikan opsi dalam meningkatkan ketahanan pangan pasalnya Riau masih menyuplai  70 persen pangan beras dari luar," sebutnya.

Memang sagu tidak bisa menjadi bahan pokok, ini sesuai dengan yang ditekankan Ahli Gizi bahwa sagu memiliki kandungan Karbohidrat yang rendah. Hanya saja kata Darmansyah sagu bisa dicampur dengan sumber protein lainnya.

"Kedepan sebenarnya ada berbagai uji coba sagu dengan protein, ini sedang kita uji coba.  Ada sagu kelapa, ada sagu siput serta  ada sagu ikan dan lainnya," ungkap Darmansyah.

Menurut Darmansyah, mengkosumsi sagu adalah hal yang tepat bagi orang yang berumur 40 tahun keatas. Pihaknya sangat merekomendasi sagu, namun harus sagu yang sudah di fortifikasi yakni proses dimana zat gizi makro dan zat gizi mikro ditambahkan kepada pangan yang dikonsumsi secara umum. 

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru