riau24 Murid PAUD Dianiaya Oleh Kakak Kelasnya Hingga Babak Belur Dan Patah Tulang | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Kekerasan Pada Anak

Murid PAUD Dianiaya Oleh Kakak Kelasnya Hingga Babak Belur Dan Patah Tulang

6
Murid PAUD Dianiaya Oleh Kakak Kelasnya Hingga Babak Belur Dan Patah Tulang
Berita Riau -  Murid PAUD Dianiaya Oleh Kakak Kelasnya Hingga Babak Belur Dan Patah Tulang

Jakarta, Riau24.com - Penganiayaan terhadap anak kecil kembali terjadi di Indonesia, tepatnya di Kota Bandung. Bocah malang bernama Aji (4), Siswa Paud WIJYASUKMA dianiyaya oleh kakak kelasnya Sukar (6) hingga babak belur dan patah tulang.

Kejadian ini bermula saat Aji Istirahat makan di sekitar halaman kelasnya dan pada saat itu turun hujan, lalu para guru-guru sibuk memanggil murid-murid untuk masuk ruangan.


Baca Juga :
Yuk Cobain Promo Sumo Grand Suka Hotel
 

Saat guru sibuk mengurusi siswa yang lain, Sukar mulai mengerjai korban. Kepala Aji tiba-tiba dipukul dengan sapu ijuk. Tidak terima dengan perlakuan Sukar, korban pun melawan. Namun, Sukar tidak berhenti atau meminta maaf, korban justru ditendang oleh Sukar.

Selang beberapa memit, Aji duduk, namun tiba-tiba Sukar menghampirinya dan langsung menendang, menginjak-injak muka dan lengan korban hingga lebam, yang menyebabkan Aji mengalami pendarahan di bagian wajah dan lengan kanan korban patah patah. 
Dalam kondisi tak berdaya, Sukar mengancam korban agar tidak melaporkan tindakan penganiayaan ini kepada guru.

Baca Juga :
Temukan Beragam Sajian Martabak Kubang Disini, Enak! 

Atik, sang ibu sangat kaget melihat kondisi wajah anaknya yang lebam sekitar pukul 10:00 WIB ia mengantarkan makanan untuk anaknya itu .

“Saya heran, bagaimana bisa guru yang mendampingi tidak mengetahui kejadian ini. Apa tidak ada pengawasan? Saat siswa masuk masa tidak ada guru yang melihat kalau anak saya tidak ikut hadir di dalam kelas,” ucap Atik ibu korban saat menceritakan kronologis penganiayaan yang diterima anaknya.

Atik pun telah melaporkan kejadian ini kepada sekolah dan pihak berwajib. Dia berharap kepolisian bisa bertindak sesuai hukum dan berharap sekolah bisa bertindak lebih tegas kepada pelaku, meskipun pelaku masih anak dibawah umur. (***)





R24/dev 


 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 19 Oktober 2017 09:19 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/AmXCqp9.jpg
Ola
Kamis, 29 September 2016 14:32 wib
Peringatan keras buat para orangtua.. DIDIKLAH ANAK DENGAN BENAR !!
Uus
Kamis, 29 September 2016 10:23 wib
ini ciri-ciri anak yang bakal awet di neraka...
Dinda
Kamis, 29 September 2016 10:19 wib
Masa tidak ada yang tau gurunya, teman-temannya juga pasti heboh lah. apalagi saat kejadian, pasti anaknya nangis atau heboh. Lagian itu anak 6 tahun kok udah bisa sekasar itu, harus dikasih bimbingan itu anaknya. Baik korban atau Pelaku harus diberi bimbingan.
Ujang
Kamis, 29 September 2016 10:18 wib
ini efek kebanyakan nonton smack down nih...
Ike
Kamis, 29 September 2016 10:02 wib
ya alloh... kasihan banget anak ini
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru