riau24 Proyek Miliaran Rupiah di Siak, Kini Jadi Taman Berhantu | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Proyek Miliaran Rupiah di Siak, Kini Jadi Taman Berhantu

0
Proyek Miliaran Rupiah di Siak, Kini Jadi Taman Berhantu
Berita Riau -  Proyek Miliaran Rupiah di Siak, Kini Jadi Taman Berhantu

Siak, Riau24.com - Proyek pembangunan sarana penunjang Ekowisata Mempura, yakni taman burung tampak terbengkalai. Proyek fantastis dengan budget senilai Rp. 1,79 miliar yang dibangun pada tahun 2014 lalu kini tidak dimanfaatkan.

Rencana awal, proyek tersebut dimanfaatkan untuk menambah objek wisata di kecamatan Mempura, kabupaten Siak, Riau. Proyek besar itu dimenangkan oleh CV Nafa Jaya Perkasa dengan perusahaan konsultan CV Laudah Rekayasa Konsultan.

Kegiatan pembangunan ini dinyatakan rampung sesuai kontrak selama 150 hari kalender. Tetapi, hingga kini pembangunan itu tidak dapat di fungsikan. Bahkan, diawal tahun 2015 lalu bupati Siak Syamsuar sempat menyebut pembangunan tersebut tidak sesuai Detail Engineering Design (DED). Sehingga ketidakpuasan orang nomor satu di kabupaten Siak ini menjadi satu alasan untuk tidak difungsikan.


Baca Juga :
Pencuri Mesin Genset di Siak Hulu Dibekuk

Penelusuran awak media, tampak bangunan itu sudah dipadati rumput liar yang menyemaki taman. Dan, jaring yang menyelimuti 13 tiang di taman itu kebanyakan sudah hilang akibat dicuri. Bahkan, jaring yang masih ada juga sudah banyak dipadati rumput liar yang menjalar. Apalagi, semak belukar dan rumput liar mulai menumbuhi akses tersebut. Rumput liar juga tampak menyemaki dari sudut ke sudut di kawasan taman burung itu.

Sementara pada fisiknya, tampak dua unit bangunan bercat kuning, tak terurus. Bahkan, bangunan yang diduga pos jaga dan toilet itu tampak sudah rusak parah. Beberapa tiang besi, yang dilingkupi jaring-jaring seakan tak menandakan kalau itu untuk taman burung. ‎Apalagi, tak ada populasi burung di lokasi tersebut. Kondisi taman tersebut lebih mirip taman berhantu.

"Kalau terkait jaring di taman burung yang banyak hilang sudah kita laporkan ke Mapolsek Siak tahun 2015 lalu. Selebihnya, rusaknya jaring di taman itu karena tertimpa pohon. Kalau bangunan bercat kuning itu satu pos jaga dan satu lagi toilet," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) kabupaten Siak Hendrisan, ketika dihubungi awak media.

Bahkan lanjut dia, ditahun ini Dinasprapora Siak berencana mengusulkan anggaran tahap dua ke Banggar DPRD Siak untuk melanjutkan pembangunan taman burung tersebut.

"Kita sama tahukan, bahwa keuangan daerah kabupaten Siak dilanda rasionalisasi selama 2 tahun terakhir. Jadi, untuk tahun ini kita mengusulkan kembali anggaran tahap dua untuk kelanjutan proyek pembangunan taman burung itu," ujarnya. (***)




R24/lin 

 
 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru