riau24 Disosnakertrans Rohul Kesal Karena Perusahaan Tertutup Tentang Lowongan Pekerjaan | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Sertifikasi Tenaga Kerja

Disosnakertrans Rohul Kesal Karena Perusahaan Tertutup Tentang Lowongan Pekerjaan

0
Kepala Disosnakertrans Rohul, Herry Islami ST MT
Berita Riau -  Disosnakertrans Rohul Kesal Karena Perusahaan  Tertutup Tentang Lowongan Pekerjaan
Rohul, Riau24.com - Mengoptimalisasi pemberdayaan tenaga kerja (naker) lokal agar bisa terserap bekerja di perusahaan yang ada di Rohul, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul berlakukan izin sertifikasi bagi seluruh naker lokal termasuk naker asal luar Rohul.
 
Saat ditanya langsung ke kepada Kepala Disosnakertrans Rohul, Herry Islami ST MT, Kamis (29/9/2016), diakuinya penyebab tidak terserapnya naker lokal di sejumlah perusahaan di Rohul karena pihak perusahaan cenderung tertutup dalam memberikan informasi terkait penerimaan naker.
Padahal, ada peraturan tentang porsi penerimaan naker di perusahaan, yakni 60 persen naker lokal, dan 40 naker luar. 
 
“Perusahaan seharusnya melaporkan nakernya 6 bulan sekali ke kita, karena itu bentuk kewajiban perusahan sesuai bidangnya. Namun selama ini, kita mengetahui ada penerimaan naker di perusahaan lewat pengurusan kartu kuning,” sebut Herry lagi dengan sedikit kesal

Baca Juga :
Demi Segulung Tissu Toilet, Warga Venezuela Terbang ke Amerika
 
Bukan hanya tertutupnya perusahaan di Rohul dalam menerima naker, kendala lain yang dihadapi adalah skill (kemampuan, red) naker lokal juga masih sangat minim. Sehingga, Disosnakertrans Rohul perlu melakukan kerjasama dengan Balai Latihan kerja (BLK) Riau untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja.
 
“Kita sudah pernah melakukan pelatihan oleh BLK Riau, dan untuk tahap I ada 126 orang yang mengikutinya. Berbagai disiplin pelatihan, yakni seperti teknik seperda motor, pertanian, bongkar aplikasi handphone, tata boga dan lainnya diberikan dalam pelatihan tersebut,” sebutnya pula.
 
Agar naker lokal bisa terserap bekerja di perusahaan, Herry Islami juga menyatakan, pihaknya akan memberlakukan izin sertifikasi naker oleh dinas terkait.
Karena tanpa adanya izin sertifikasi, maka naker lokal susah untuk bersaing dengan naker dari luar Rohul, apalagi saat ini sudah diberlakukannya pasar bebas MEA.
 
“Selain itu, kita juga akan bentuk tripatif dan bipatif. Tripatif nantinya melibatkan terdiri dari pemerintah, perusahaan serta Serikat Pekerja. Nantinya diatur komposisi juga pengaturan bagi naker tempatan untuk Pencari kerja (Pencaker). Bila tiga elemen dilibatkan, maka permasalahan tenaga kerja lokal untuk bisa mendapatkan pekerjaan bisa teratasi,” sebutnya. (***)




R24/ags 
 
 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru