riau24 Walikota Santai Tanggapi Keluhan Pedagang Soal Sepi Pembeli | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pekanbaru

Walikota Santai Tanggapi Keluhan Pedagang Soal Sepi Pembeli

0
Pasar Higienis Pekanbaru
Berita Riau -  Walikota Santai Tanggapi Keluhan Pedagang Soal Sepi Pembeli

Pekanbaru, Riau24.com - Walikota Pekanbaru, Firdaus menanggapi dengan santai keluhan para pedagang yang berjualan di pasar higienis. Umumnya para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli dan kecilnya kios yang disediakan.

"Kalau masih sepi kan itu karena masih baru. Ya kita doakan saja semoga cepat ramai," ungkap Firdaus kepada Riau24.comHal yang paling utama dikeluhkan oleh para pedagang tersebut adalah omzet yang kian hari kian menurun.

"Biasanya kita bisa jual ayam itu bisa sampai 50 kg lebih. Ini sekarang paling cuma 20 kg lebih sikit aja," ungkap salah satu pedagang ayam yang sudah berjualan di Pasar Higienis sejak sebulan lalu, Toni saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dari pantauan Riau24.com dilapangan, seminggu pasca para pedagang ditertibkan oleh Satpol PP karena berjualan di badan jalan, kini Pasar Higienis mulai diramaikan oleh para pedagang.
Hal ini tampak berbeda dengan minggu lalu saat awal penertiban dilakukan. Saat itu hanya terlihat beberapa pedagang saja yang berjualan di Pasar Higienis dan itu pun hanya di bagian depan saja.
 

Baca Juga :
DPRD Riau Segara Paripurnakan Tatip Wagubri

Kini bagian penjualan ikan sudah hampir terisi penuh oleh para pedagang. Sebanyak 120 kios disediakan untuk pedagang sayuran dan dagangan kering, sementara 30 kios disediakan bagi pedagang yang menjual berbagai macam jenis ikan dan hasil laut maupun sungai.

Ditanya tentang pendapat para pedagang yang kini berjualan di pasar higienis tersebut, salah seorang mengungkapkan,  
"Tempatnya kalau disini ya pasti lebih nyaman. Biasanya di luar kita panas-panasan, tapi disini kan teduh. Cuma ya itu, perputaran uangnya itu lambat. Saya biasanya jualan sayur kalau di luar itu 30 ikat. Pas masuk pasar ini (pasar higienis), sehari paling 15 ikat lah," kata Yeni, seorang pedagang sayur.

Senada dengan Yeni, salah satu pedagang ikan, Deni juga menuturkan hal serupa. Biasanya, Deni mampu menjual 30 hingga 40 kilogram ikan miliknya. Namun kini, ikan-ikannya hanya terjual paling banyak 25 kilogram.

"Yang jadi salah satu kekhawatiran kami ya itu lah. Kalau ikan ini takutnya tidak segar lagi kalau terlalu lama tidak terjual. Makanya kami lebih memilih di luar dibanding disini. Disini yang beli ndak banyak," keluhnya. (***)



R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru