riau24 Kata Produsen Rokok Soal Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Bisnis

Kata Produsen Rokok Soal Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau

0
Kata Produsen Rokok Soal Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau
Berita Riau -  Kata Produsen Rokok Soal Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau

Jakarta, Riau24.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memutuskan kenaikan tarif cukai hasil tembakau rata-rata sebesar 10,54 persen, dan mulai berlaku 1 Januari 2017.

Pemerintah berharap instrumen pengendali bisa menekan jumlah perokok di Indonesia. Namun, menurut Direktur Independen HM Sampoerna Yos Adiguna Ginting, konsumsi rokok tidak akan turun serta-merta dengan menaikkan tarif cukai hasil tembakau.

Malah, dengan harga rokok yang lebih mahal mereka akan berpindah mencari rokok-rokok alternatif atau rokok dengan pita cukai ilegal.

"Cukai adalah instrumen untuk pengendali konsumsi. Tetapi, cukai yang tidak diformulasikan dengan baik, tanpa penegakan rokok ilegal yang kuat, maka konsumennya hanya akan lari dari rokok resmi ke rokok ilegal. Jadi, bukan turun konsumsinya," kata Yos ditemui di Kantor DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta.

Oleh karena itu, sambung Yos, pemerintah perlu menyusun formula kenaikan tarif cukai hasil tembakau yang tepat agar instrumen pengendali konsumsi ini tepat sasarannya.

"Toh tidak ada gunanya dimahalkan, tetapi tidak turun perokoknya. Tetap merokok, tetapi justru yang tidak membayar cukai. Pemerintah kehilangan pendapatan," imbuh Ketua Bidang Perdagangan Internasional Apindo itu.

Menurut dia, kenaikan rata-rata tertimbang 10,54 persen untuk ketiga jenis sigaret terlalu tinggi. Bahkan, menurut dia, pelaku usaha dari sektor industri tembakau menyarankan kenaikan tarif cukainya tidak terlalu jauh dari inflasi.

"Secara umum angka ini memberatkan, apalagi sesuai dengan laporan yang disampaikan asosiasi terkait sektor tembakau, volume penjualan tahun ini dalam tren menurun. Kami tentu khawatir kenaikan cukai ini memperburuk sektor ini," kata Yos. (***)




R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru