riau24 Ini Alasan KPU, Kenapa Said Usman Tidak Lolos Tes Kesehatan | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pilwako Pekanbaru

Ini Alasan KPU, Kenapa Said Usman Tidak Lolos Tes Kesehatan

0
Pasangan Dastrayani Bibra dan Said Usman Abdullah mendaftar ke KPU Kota
Berita Riau -  Ini Alasan KPU, Kenapa Said Usman Tidak Lolos Tes Kesehatan

Pekanbaru, Riau24.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pekanbaru resmi mengumumkan hasil tes kesehatan bakal pasangan calon walikota tanggal 30 September kemarin. Dari 5 pasangan calon walikota, wakil pasangan Dastrayani Bibra yaitu Said Usman Abdullah dinyatakan tidak lulus tes kesehatan oleh tim pemeriksaan kesehatan dari ikatan dokter indonesia (IDI) Riau.

Ketua KPU kota Pekanbaru Amiruddin Sijaya dalam keteranganya Sabtu (1/10/16) mengatakan tidak lulusannya Said Usman lantaran ditemukannya oleh tim dokter IDI disabilitas pada diri Said yang berpotensi ketidak mampuan beliau menjadi walikota dalam hasil kesehatan kemarin itu.

"Dalam rekomendasi yang diberikan tim IDI kepada KPU, tidak ada kata rincian di kolom itu, tidak memenuhi syarat ataupun kata ada memenuhi syarat ditulis disana, sementara 9 calon lainnya ada kata-kata memenuhi syarat. Di Said sendiri hanya ada kata-kata yang menuliskan ditemukan disana disabilitas sehingga berpotensi ketidakmampuan menjadi walikota Pekanbaru pada diri beliau, begitu kata dokternya"ujarnya.

Selain itu juga membantah kabar bahawa Said Usman mengkonsumsi narkoba dan mengalami ganguan kejiwaan.

"Jadi perlu ditegaskan juga, kabar pak Said narkoba dan kejiwaan tidaklah benar seperti yang opini dan isu yang berkembang, namun hanya ditemukannya kata disabilitas yaitu ketidakmampuan menjadi walikota "bebernya.

Atas rekomendasi ini katanya, KPU memutuskan Said Usman tidak lolos tes kesehatan
Kendatipun demkian dalam hasil rekomendasi IDI kemarin itu, mereka meminta KPU melakukan tes kesehatan lanjutan, namun bukan narkoba dan bukan kejiwaan kapan waktunya akan disesuaikan dengan jadwal dari tim idi

"Yang jelas batas akhirnya yaitu tanggal 4 Oktober, apakah Said Usman diperiksa kembali atau ada calon lain dari partai yang mengantikannya, semuanya itu tergantung partai nya, "paparnya.

Ditanya disabilitas seperti apa yang direkomendasi IDI, KPU ketika itu enggan menyampaikannya lantaran hal demikian merupakan privasi riwayat hidup calon yang tidak boleh dipublikasikan.

"IdI sendiri juga tidak merincikanya seperti apa disabelitas, dan hanya menuliskan kata-kata itu saja, "tuturnya. (R24/iko).

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru