riau24 Wagub DKI Sebut Tayangan nyeleneh Videotron Disengaja | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Jakarta

Wagub DKI Sebut Tayangan nyeleneh Videotron Disengaja

0
Videotron di depan Kantor Walikota Jakarta Selatan
Berita Riau -  Wagub DKI Sebut Tayangan nyeleneh Videotron Disengaja

Jakarta, Riau24.com- Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta polisi mengusut siapa yang menayangkan film bokep di videotron di dekat kantor Wali Kota Jaksel pada Jumat lalu. Djarot bertanya-tanya ada apa di balik tayangan nyeleneh tersebut.

"Saya cuma ingin tanya videtron itu kok munculnya sekarang? Kok tidak dari dulu? Videotron kan dari dulu ada ya, kenapa? Kalau misalnya sudah ketahuan siapa yang memasukkan konten itu maka itu harus di dalami kenapa? Kenapa kok itu dikeluarkan pada saat hari Jumat setelah orang salat Jumat? Kalau ada unsur kesengajaan itu kesengajaan pribadi atau ada satu jaringan yang memang secara sengaja? Ya pasti sengaja dong kalau enggak ya enggak mungkin," kata Djarot kepada wartawai di Balai Kota DKI di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).

Djarot meminta kepolisian mengusut tuntas persoalan ini. Termasuk mendalami apa motif di balik penayangan film porno di videotron itu.

"Kalau itu serahkan aja pada polisi kami engga ngerti untuk bisa mendalami motif-motif seperti itu. Marilah kita berikan pendidikan yang baik pada masyarakat. Jangan begitu-begitu. Saya betul betul geram loh. Enggak bener loh itu, geram banget kok baru sekarang gitu, Nah makanya ada niat berbuat yang tidak baik ini loh. Makanya sebetulnya ada kepada para pengelola videotron itu, admin," katanya.

Djarot tak mau bicara lebih jauh soal pihak-pihak yang diduga terkait hal tersebut. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke kepolisian. "Itu serahin pada polisi vendornya, adminnya siapa yang memasukkan konten itu. Kalau enggak ketauan ya lucu aja," tegasnya.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono menyebut ada unsur kesengajaan terkait munculnya konten video porno dalam videotron di kawasan Jakarta Selatan Jumat kemarin. Ia mengungkapkan sejauh ini sudah ada 9 orang diperiksa terkait kasus ini.

"Sudah diperiksa 9 orang dari pihak perusahaan. Sekarang kita masih telusuri siapa pelakunya. Unsur kesengajaan pasti ada, pasti ada unsur itu," kata Ari Dono di sela kampanye 'selamatkan anak dari bahaya buruk internet' di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).

Ari menjelaskan, seharusnya pihak perusahaan dalam hal ini PT Transito Adiman Jati melakukan upaya proteksi yang lebih ketat sehingga hal tersebut tidak terjadi. Namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

"Pasti semua ada proteksinya tapi namanya juga dihack tapi kita harus update terus. Yang jelas proteksi sudah ada namanya lalai itu kan ada usaha," bebernya. 

R24/ntg

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru