riau24 IDI : Said Mengidap Sirosis Hepatis Child C | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pilwako Pekanbaru

IDI : Said Mengidap Sirosis Hepatis Child C

1
Surat Penegasan direktur RSUD Arifin Acmad
Berita Riau -  IDI : Said Mengidap Sirosis Hepatis Child C

Pekanbaru, Riau24.com - Direktur RSUD Arifin Ahmad Nuzelly Husnedy Akhir membuat surat balasan kepada tim pengacara Said Usman Abdullah, Razman Arif Nasution terkait tuntutannya tentang kejelasannya disabelitas pada kliennya tersebut.

Surat yang dikeluarkan pada tanggal 2 Oktober itu langsung ditujukan kepada KPU Kota Pekanbaru, dan surat tersebut juga ditandatangani oleh ketua tim pemeriksa Anwar Bet dan direktur RSUD Arifin Achmad.

Adapun perihal isi surat itu yang beredar dikalangan media ialah menyatakan bahwa Said Usman Abdullah benar dijumpai disabelitas pada pemeriksaan hati dan pencernaan atau yang disebut Sirosis Hepatis Child C.

Beginilah isi suratnya, "merujuk surat Razman Arif Nasution, sebagai kuasa hukum Dastrayani Bibra dan Said Usman Abdullah, no 03/RAN -KNGN/X/2016 1 Oktober 2016 perihal permintaan penegasan dari tim kuasa hukum Dastrayani Bibra dan Said Usman Abdullah maka bersama ini kami sampaikan penjelasannya sebagai berikut ,:

1. Dasar penetapan disabelitas mengacu pada panduan teknis dari pengurus besar ikatan dokter Indonesia (IDI) : Penilaian kemampuan Rohani dan jasmani bakal calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati , dan atau walikota dan wakil walikota 2017. Pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati , dan atau walikota dan wakil walikota 2017 yaitu pada yang bersangkutan dijumpai disabelitas pada pemeriksaan hati dan pencernaan : Sirosis Hepatis Child C.

2. Mengenai permintaan pada point 4, surat dimaksud yaitu kalimat yang tegas dan jelas sesuai dengan PKPU nomor 9 tahun tahun 2016 pasal 77, dimana dalam ayat 1 penggantian calon dan pasangan Calon dapat dilakukan oleh partai politik.  Dalam hal ini calon yang diusulkan berhalangan tetap. Ayat 2 berbunyi berhalangan tetap sebagaimana yang dimaksud ayat 1 meliputi keadaan A. meninggal dunia, B. tidak mampu melaksanakan tugas secara permanen, ayat 4 nya mengatakan berhalangan tetap karena tidak mampu melaksanakan tugas secara permanen sebagai mana yang disebut dalam pada ayat 2, huruf B dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah , maka pada saat ini tim pemeriksaan kesehatan tidak dapat menyatakan keadaan disabelitas tersebut sebagai berhalangan tetap karena pada pemeriksaan yang bersangkutan dapat melakukan aktifitas secara rutin dan mandiri. (***)




R24/iko 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 19:05 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru