riau24 Polda Riau Tetapkan 95 Tersangka Pembakar Lahan, 2 Korporasi | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kebakaran Hutan Dan Lahan

Polda Riau Tetapkan 95 Tersangka Pembakar Lahan, 2 Korporasi

0
Foto: Internet
Berita Riau -  Polda Riau Tetapkan 95 Tersangka Pembakar Lahan, 2 Korporasi
Pekanbaru, Riau24.com - Kepolisian Daerah Riau menangani perkara kebakaran hutan dan lahan sepanjang tahun 2016 sebanyak 95 tersangka. Para pelaku kebanyakan merupakan masyarakat biasa. Dua tersangka lainnya merupakan korporasi.
 
"Para tersangka ditangani Polres setempat,"  kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Rivai Sinambela, Senin, 3 Oktober 2016. 
 
Rivai menjelaskan, kasus kebakaran lahan berasal dari 74 perkara. Terbanyak ditangani Kepolisian Resor Dumai sebanyak 15 perkara dengan 19 tersangka. Kemudian Polres Bengkalis sebanyak 10 kasus dengan 10 tersangka. Sementara Polres Rokan Hilir menangani sembilan laporan dengan 12 tersangka.
 
 Lalu Polres Pelalawan 10 kasus dengan 10 tersangka, Polres Siak empat kasus dengan delapan tersangka, Polres Indragiri Hulu tujuh tersangka, Polres Meranti tujuh tersangka. Polres Kampar dan Pekanbaru masing-masing lima tersangka, Polres Rokan Hulu tiga tersangka dan Polres Indragiri Hilir dua tersangka. 
 
Dia merincikan, Sekitar 57 kasus telah dilimpahkan ke kejaksaan. Sebanyak sebelas kasus tahap I dan 46 sudah P19 atau berkas lengkap. 
 
"Sebanyak 14 kasus masih dalam penyidikan dan dua kasus proses penyelidikan," ucapnya.
 
Selain itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menangani dua tersangka dari korporasi yakni yakni PT Wahana Sawit Subur Indah (WSS) di Siak dan PT Sontang Sawit Permai (SSP) di Rokan Hulu.
 
Polisi turut mentersangkakan Direktur Utama PT Wahana Sawit Subur, inisial OA  sebagai orang yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan di konsesinya pada 2015. 
 
R24/Nof
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru