riau24 2016 Jadi Tahun Tertinggi DBD Selama 4 Tahun Terakhir | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pekanbaru

2016 Jadi Tahun Tertinggi DBD Selama 4 Tahun Terakhir

0
Foto: net
Berita Riau -  2016 Jadi Tahun Tertinggi DBD Selama 4 Tahun Terakhir

Pekanbaru, Riau24.com- Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat, sejak Januari hingga awal Oktober 2016 ini sudah 793 warga Kota Pekanbaru terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).


"Kasus DBD di Pekanbaru terus meningkat hingga awal Oktober. Tahun ini merupakan kejadian DBD tertinggi selama empat tahun terakhir," kata Kepala Diskes Pekanbaru, Helda S Munir, Selasa (4/10/2016).


Helda merincikan, di tahun 2013 lalu, kasus DBD di Pekanbaru hanya sebanyak 113 kasus. Lalu tahun 2014 meningkat menjadi 209 kasus dan tahun 2015 kembali meningkat di angka 502 kasus.


Meningkatnya kasus DBD di Pekanbaru, sambung Helda, disebabkan musim pancaroba. "Cuaca panas dan diselingi hujan sangat mendukung untuk perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Melihat kondisi cuaca, kemungkinan kasus DBD masih bisa bertambah dua kali lipat dari tahun lalu," imbuhnya.


Helda mengaku jika pihaknya belum maksimal dalam mengurangi penyebaran DBD ini. Keterbatasan kader dan luasnya wilayah Pekanbaru menjadi penghambat.


Tak hanya itu, kata dia, kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu faktor penyebaran DBD.


Dikatakannya, permintaan masyarakat agar dilakukan fogginf di wilayah pemukimab juga tidak bisa diakomodir secara keseluruhan, sebab keterbatasan alat dan obat untuk fogging. Untuk itu, Helda mengimbau masyarakat untuk dapat menggalakkan 3M plus.


“Peran masyarakat juga penting dengan melakukan 3M plus. menguras, menutup dan mengubur wadah atau tempat yang berpotensi sarang nyamuk," ungkapnya.


Ditahun 2016 ini, Diskes Pekanbaru mencatat kasus DBD terbanyak terjadi di Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 126 kasus, disusul Kecamatan Marpoyan Damai dengan 106 kasus.


Selanjutnya, Kecamatan Tampan sebanyak 97 kasus, Bukit Raya 86 kasus, Rumbai Pesisir 71 kasus,  Kecamatan Rumbai 66 kasus, Sukajadi 60 kasus, Tenayan Raya 51 kasus, Limapuluh 43 kasus, Senapelan 39 kasus, Pekanbaru Kota 23 kasus dan Sail 25 kasus.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru