riau24 Ini Alasan Pelaku Putar Film Porno di Videotron | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Heboh Videotron

Ini Alasan Pelaku Putar Film Porno di Videotron

0
Ini Alasan Pelaku Putar Film Porno di Videotron
Berita Riau -  Ini Alasan Pelaku Putar Film Porno di Videotron
Pekanbaru, Riau24.com - Pelaku penayangan film porno pada videotron di daerah Prapanca, Jakarta Selatan, Samudera Al Hakam Ralil (24), mengaku melakukan perbuatan nyeleneh tersebut karena didasari rasa iseng dan rasa penasaran saja.

Pria yang bekerja di perusahaan analisis data di Senopati, Jaksel ini mengaku ide untuk mengutak-atik videotron tersebut terlintas saat ia melewati lokasi tersebut pada Jumat (30/9) sekitar pukul 12.00 WIB.

Tertarik dengan keanehan layar videotron yang biasanya menayangkan iklan, ia melihat saat itu videotron hanya menampilkan layar hitam serta ID dan password yang tidak disensor. 


Videotron Dekat Kantor Wali Kota Jaksel Tayangkan Film Bokep



"Biasanya kan videotron nayangin iklan, nah ini malah nayangin layar hitam sama ada ID dan password yang enggak disensor," ujar Samudera di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/10/2016).

Setelah itu, ia kemudian mengambil handphone miliknya dan memotret username dan password yang tertampilkan pada layar videotron tersebut dan kembali ke kantornya di kawasan Jl Senopati, Jakarta Selatan.

Di kantor, ia yang dilanda rasa penasaran dan mulai searching di internet untuk mencari tahu aplikasi untuk menayangkan videotron tersebut.
Setelah melakukan pencarian beberapa waktu, Samudra akhirnya mengetahui kalau aplikasi tersebut adalah Team Viewer.


"Setelah saya terhubung saya lihat layar yang berbeda dari layar yang saya abadikan tadi. Baru setelah itu saya terpikir untuk membuka situs yang biasa saya buka (situs porno-red)," katanya.

Saat membuka situs porno tersebut, ia mengaku tidak menyadari bahwa aktivitasnya pada aplikasi tersebut akan tampil pada layar videotron. Ia mengaku perbuatannya itu hanya untuk menghilangkan rasa penasarannya saja.


Wagub DKI Sebut Tayangan nyeleneh Videotron Disengaja



"Saya ingin tahu saja bagaimana sistem videotron ini bekerja," sambungnya.

Polisi langsung melakukan pelacakan setelah menerima informasi terkait tayangan video porno pada videotron tersebut. Dari hasil digital forensik, diketahui bahwa tayangan tersebut diakses dari sebuah komputer yang berada di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Pada Senin (3/10) malam, polisi mendatangi tersangka di kantornya. Setelah memiliki bukti-bukti kuat, polisi menetapkan Samudera sebagai tersangka kasus tersebut.

Kini berkat keisengan dan rasa ingin tahunya yang terlalu berlebihan, Samudra terancam dengan  Pasal 282 KUHP tentang tindak pidana asusila serta Pasal 27 ayat 1 UU ITE dan UU Pornografi dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 15 miliar. (***)
 


R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru