riau24 Kronologi Jatuhnya Bumbi Bucket Sikorsky Saat Padamkan Kebakaran Lahan Rimbo Panjang | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kebakaran Hutan Dan Lahan

Kronologi Jatuhnya Bumbi Bucket Sikorsky Saat Padamkan Kebakaran Lahan Rimbo Panjang

1
Tim Satgas saat mengevakuasi Bumbi Bucket yang jatuh di Rimbo Panjang, Kampar (Foto: Satgas Udara)
Berita Riau -  Kronologi Jatuhnya Bumbi Bucket Sikorsky Saat Padamkan Kebakaran Lahan Rimbo Panjang
Pekanbaru, Riau24.com - Pemadaman kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang diwarnai insiden jatuhnya Bumbi Bucket di kawasan itu.  Bumbi Bucket berkapasitas 4 ton air tersebut biasa digunakan helikopter Sikorsky dalam operasi pemadaman kebakaran lahan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden lepasnya ember raksasa dari helikopter tersebut. 
 
"Bumbi Bucket dalam keadaan aman dan tidak ada korban di lokas," kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama Henri Alfiandi, Jumat, 7 Oktober 2016. 
 
Henri menceritakan, semula helikopter Sikorsky melakukan operasi pemadaman kebakaran lahan di Rimbo Panjang sejak pukul 08.17 WIB. Helikopter telah melakukan waterbombing sebanyak 50 kali. 
 
Namun pada saat melakukan bombing ke 51, sekira pukul 10.57 WIB, pilot mengambil keputusan untuk melepaskan Bumbing Bucket mengingat kondisi angin cukup kencang di lokasi kebakaran dan tidak memungkinkan untuk melakukan pemadaman. Bumbing Bucket pun dijatuhkan demi alasan keamanan penerbangan.
 
Henri memastikan, pelepasan Bumbing Bucket itu sesuai dengan standar prosedur dan keamanan. Setelah posisi Bumbi Bucket diketahui kata dia, pilot memutuskan mendarat di lokasi sekitar jatuhnya ember raksasa tersebut untuk memastikan tidak ada korban jiwa. 
 
"Setelah mendapat informasi dari Tim Darat di lokasi bahwa Bumbi Bucket jatuh dalam kondisi aman, maka pilot memutuskan kembali ke Home Base untuk melaksanakan evaliasi bersama Tim Satgas Udara," ujarnya. 
 
Setelah dilakukan pemeriksaan Henri menambahkan, kondisi helikopter dan pilot dipastikan dalam kondisi aman dan normal.  Sementara itu, operasi pemadaman Helikopter Sikorsky dihentikan untuk dilanjutkan pengecekan secara menyeluruh sesuai prosedur keselamatan terbang. 
 
"Saat ini Tim Satgas tengah melakukan investigasi dan evaluasi safety bersama," ucapnya. 
 
Koordinator Masyarakat Peduli Api Herri mengatakan, saat Bumbing Bucket dijatuhkan itu bertepatan dengan Tim Satgas Darat tengah bekerja padamkan api. Namun dia memastikan kondisi aman terkendali. 
 
"Kondisi aman," kata Herri melalui pesan singkat. 
 
Kebakaran lahan di Rimbo Panjang sudah berlangsung sejak 4 hari terkahir. Seluas 30 hektare lahan kosong bergambut itu hangus terbakar. Masyarakat Peduli Api setempat masih terus berjibaku padamkan api. 
 
"Hari ini kami tetap lanjut membuat sumur bor bantuan Badan Restorasi Gambut, sekaligus berupaya padamkan api," kata Herri.
 
Desa Rimbo Panjang merupakan satu kawasan rawan kebakaran lahan lantaran struktur tanah bergambut. Kawasan itu masuk dalam program pembangunan 500 sumur bor untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan.
 
Rimbo Panjang menjadi prioritas lantaran berdekatan dengan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Jika Rimbo Panjang terbakar, dikhawatirkan asap sisa kebakaran lahan bakal mengganggu aktivitas bandara.  (***)

R24/Nof
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Senin, 20 November 2017 10:39 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ga7Thqu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru