riau24 Sulaiman Tuntut Agar SK Amril Mukminin-Muhammad Dibatalkan | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Pekanbaru

Sulaiman Tuntut Agar SK Amril Mukminin-Muhammad Dibatalkan

0
Foto: Ilustrasi/net
Berita Riau -  Sulaiman Tuntut Agar SK Amril Mukminin-Muhammad Dibatalkan

Pekanbaru, Riau24.com- Mantan calon Bupati Bengkalis, Sulaiman Zakaria menuntut agar SK Bupati Bengkalis Amril Mukminin-Muhammad dibatalkan. Pasalnya, ia meyakini bahwa Amril-Muhammad pada saat Pilkada 2015 lalu tidak sah sebagai pasangan calon dan cacat hukum. Tak hanya itu, menyusul pula laporan dugaan ijazah palsu saat itu.


Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta telah menolak gugatan Sulaiman. Kini, ia kembalu melanjutkan gugatan serupa di PTUN Pekanbaru kemarin, Rabu (6/10/2016).


Dalam sidang kemarin Sulaiman diwakili oleh kuasa hukumnya, Ratih Puspita Nursanti. Sedangkan KPU Riau dihadiri oleh Divisi Hukum dan Pengawasan, Ilham Yasir dan KPU Bengkalus, Devitri Akbar dan Khairul Saleh.


Beberapa waktu lalu Sulaiman juga pernah mengadukan 5 komisioner KPU Bengkalis ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).


Menurutnya, KPU Bengkalis diduga telah melakukan pelanggarab kode etik pada saat penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis dengan meloloskan Amril Mukminin dan Muhammad sebagai pasangan calon.


Namun, dalam putusan di DKPP, kelima komisioner KPU Bengkalis tak terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan proses penetapan Amril Mukminin-Muhammad sudah sesuai ketentuan UU Pilkada Nomor 8/2015 dan Peraturan KPU Nomor 9/2015 tentang Pencalonan.


Tak puas atas putusan DKPP yang merehabilitasi nama baik kelima komisioner KPU Bengkalis, Sulaiman kembali menggugat putusan DKPP dan KPU Provinsi Riau sebagai Tergugat I dan II melalui gugatan perkara Nomor 153/G/2016/PTUN-JKT di PTUN Jakarta dan gugatan perkara Nomor 33/G/2016/PTUN-Pbr di PTUN Pekanbaru.


KPU Provinsi Riau digugat karena mengeluarkan SK rehabilitasi kelima komisioner KPU Bengkalis sebagai Tergugat I. Sedangkan DKPP dan KPU Kab Bengkalis masing-masing Tergugat II dan III.


"Ternyata deklarasi siap menang siap kalah belum cukup mengikat. Mudah-mudahan ini tak terjadi di hasil Pilkada 2017 nanti," ujar Ilham.


"Sidang kemarin dengan agenda mendengarkan pembacaan gugatan dari penggugat. Adapun SK yang digugat adalah SK penetapan rehabilitasi nama baik anggota KPU Bengkalis, SK penetapan pasangan calon Bupati Bengkalis. Sidang berikutnya tanggal 19 Oktober 2017 adalah mendengarkan jawaban dari para tergugat," ungkap Ilham lagi.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru