riau24 Konflik Tapal Batas, Seorang Warga Rohul Terkena Anak Panah | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pertikaian Warga Dan Perusahaan

Konflik Tapal Batas, Seorang Warga Rohul Terkena Anak Panah

0
Konflik Tapal Batas, Seorang Warga Rohul Terkena Anak Panah
Berita Riau -  Konflik Tapal Batas, Seorang Warga Rohul Terkena Anak Panah
Rohul, Riau24.com - Konflik permasalahan tapal batas antara Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Riau kembali memanas.  
Usai sholat Jumat (7/10/16) siang, puluhan karyawan PT. Mazuma Agro Indonesia (MAI) bentrok dengan masyarakat petani Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Saat bentrokan terjadi masyarakat kalah jumlah namun tetap memberikan perlawanan hingga seorang masyarakat Batang Kumu bernama Gusnar Siregar (28) dikabarkan terkena anak panah terbuat dari besi beton diruncingkan dan mengenai bagian lengannya.

"Sepulang sholat Jumat. Ada masyarakat yang menelepon saya tapi tak diangkat, sekitar jam 12.30 WIB gitulah," ujar Haris Daulay, Kadus III Desa Batang Kumu dikonfirmasi wartawan, Senin (10/10/2016)

Dikatakannya dari cerita yang ia terima, awalnya masyarakat yang memiliki lahan di wilayah konflik berada di ladang untuk menjaga tanamannya.


Niat Cari Kerja di Luar Kota, Nyawa Melayang di Tangan Abang Ipar


Saat itu, datang puluhan karyawan PT. MAI membawa peralatan kerja bahkan dua pria diduga aparat polisi dari Sumut membawa senjata laras panjang mengganggu masyarakat yang sedang berada di ladangnya.

Dua pria tersebut bahkan sempat melepaskan dua kali tembakan ke udara hingga membuat masyarakat Batang Kumu kocar-kacir.

Haris mengatakan pihaknya sudah melaporkan aksi penyerangan di perbatasan Riau-Sumut ke Polsek Tambusai, dan korban Gusnar Siregar sudah dimintai keterangan, namun belum dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sedikitnya tiga anak panah serta dua selongsong peluru diduga peluru tajam juga sudah diserahkan masyarakat ke pihak Polsek Tambusai sebagai barang bukti.

"Namun belum BAP. Pihak Polsek Tambusai mengaku masih akan koordinasi dengan Polsek Sosa (Sumut). Katanya besok baru BAP (Sabtu)," pungkas Haris Daulay di ujung telepon.

Sudah kesekian kalinya bentrokan antara masyarakat Batang Kumu dengan karyawan PT. MAI terlibat bentrokan di tapal batas Riau-Sumut. Keributan dipicu belum selesainya tapal batas dua provinsi.     (***)




R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru