riau24 DPRD Riau Geram, Sikap PLN Menghentikan Pengoperasi Pembangkit listrik Koto Panjang | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

DPRD Riau

DPRD Riau Geram, Sikap PLN Menghentikan Pengoperasi Pembangkit listrik Koto Panjang

0
Petugas memeriksa instalasi transmisi listrik di Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET) PT PLN (Persero)
Berita Riau -  DPRD Riau Geram, Sikap PLN Menghentikan Pengoperasi Pembangkit listrik Koto Panjang

Pekanbaru, Riau24.com - Sekretaris Komisi D DPRD Provinsi Riau Asri Auzar dibuat geram atas tindakan PLN yang tidak mengoperasikan pembangkit listrik koto panjang dengan alasan divisid air lantaran kawasan penyangga telah beralih fungsi lahan.

Kepada Riau24.com ia menegaskan akan memanggil perusahaan negara tersebut untuk meminta keterangan terkait persoalan tersebut.

"Kita akan panggil PLN untuk menjelaskan hal itu. Dan kita juga menanyakan kenapa baru sekarang mereka mengeluhkan hal demikian, kenapa tidak dari dahulu, "ujar Asri baru-baru ini.

Selain itu Asri juga meminta PLN segera bertindak cepat untuk mengatasi persoalan tersebut, supaya kebutuhan listrik tetap terus terpenuhi untuk masyarakat
Riau.

"PLN ini penyakitnya kalau kita lihat sudah terjadi baru dipermasalahkan, bukanya dari dahulu. Padahal uang negara banyak digelontorkan untuk mereka, dan sekarang ini ditambah lagi persoalan yang baru, jadi kerja mereka membohongi masyarakat aja, terus kita lihat, apalagi pemadaman yang terus dilakukan untuk masyarakat miskin, "pungkasnya.

Ia juga menjelaskan, selain dipanggil, DPRD Riau juga meminta PLN ini dievaluasi kinerjanya , agar tidak terjadi kejadian serupa dikemudian hari.

" pengunaan listrik ini bukan untuk sesaat saja, tapi untuk 30 tahun kedepan, maka kita sarankan PLN ini dievaluasi kinerjanya, "terangnya.(R24/iko)

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru