riau24 Transaksi Mencapai 2,1 Triliun, Pelalawan Peringkat ke-2 Realisasi Investasi di Riau | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Penanaman Modal Asing,

Transaksi Mencapai 2,1 Triliun, Pelalawan Peringkat ke-2 Realisasi Investasi di Riau

0
ilustrasi
Berita Riau -  Transaksi Mencapai 2,1 Triliun, Pelalawan Peringkat ke-2 Realisasi Investasi di Riau
Pangakalan Kerinci, Riau24.com- Kabupaten Pelalawan merupakan suatu daerah yang strategis di Provinsi Riau dan mempunyai sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Sehingga dengan SDA yang melimpah, telah menyedot perhatian banyak investor dari dalam negeri dan luar negeri melirik Negeri Seiya Sekata ini untuk berinvestasi atau menanamkan modal.
 
Alhasil, banyak investor menanamkan modal, maka pertumbuhan ekonomi terutama di bidang investasi Kabupaten Pelalawan berkembang pesat. Ini dibuktikan dengan bertenggernya Kabupaten Pelalawan diperingkat 2 di Provinsi Riau realisasi investasi terbesar penanaman modal asing periode Januari-Juni 2016 dengan angka mencapai 2,1 Triliun.

[Hadir di Senam Sehat, Ini Pesan Bupati Harris]
 
 
Informasi ini disampaikan Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Propinsi Riau Drs Ismail Fauzi didampingi Kepala Badan Penanaman Modal, Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BMP2T) Kabupaten Pelalawan Davitson SH, di Pangkalankerinci.
 
" Ya, kita ketahui bersama, kalau Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang banyak dilirik investor untuk berinvestasi, dimana sumber daya alam di Kabupaten Pelalawan sangat menjanjikan. Dan bahkan, Pelalawan juga begitu cepat berkembang dan sangat menarik minat para investor asing menanamkan modal di Pelalawan. Jadi, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan ini, merupakan upaya mendukung visi Riau 2025 menjadikan pusat perekonomian dan Budaya Melayu di Asia Tenggara," ujarnya.
 
Sambungnya, dirinya yakini Kabupaten Pelalawan akan terus berkembang terutama dalam realisasi investasi penanaman modal asing. Dan dirinya juga memberikan nilai plus kepada Pemkab Pelalawan melalui BPMP2T Kabupaten Pelalawan. Dima telah mampu menggelar Pelalawan Expo 2016 sebagai sarana promosi potensi daerah dan menarik minat para investor lainnya dalam menanamkan investasi di Kabupaten Pelalawan.

[Hilang Sepekan, Karyawan PT Indriplant Ditemukan Tewas Tertimbun Tanah]
 
 
" Untuk itu, maka saya berharap dengan melimpahnya SDA yang ada di Kabupaten Pelalawan, maka kedepannya akan semakin banyak lagi investor yang ingin menanamkan modal di Negeri Amanah ini. Dan jika investasi bertambah, maka tentunya pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat dan perekonomian masyarakat didaerah juga bisa ikut terbantu," sebutnya.
 
Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal, Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BMP2T) Kabupaten Pelalawan H Davitson SH mengatakan, sampai saat ini, realisasi investasi dari penanaman modal asing (PMA) sudah terkumpul sebesar Rp 2,1 Triliun. Dimana jumlah PMA tersebut bersumber dari 20 perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan dengan bidang usaha antara lain, Industri Pulp dan Paper, industri kimia, perkebunan kelapa sawit, perhotelan, penyedian tenaga listrik, pengadaan gas alam dan buatan, peternakan, jasa kontruksi dan lain-lainnya. Sedangkan target peningkatan investasi penanaman modal kabupaten Pelalawan yang harus dicapai ditahun 2016 ini yakni sebesar Rp 6 triliun.
" Kita tentunya sangat optimis, dengan upaya keras yang kita lakukan, maka terget ini dapat tercapai. Apalagi saat ini kita telah meraih peringkat 2 di Provinsi Riau realisasi investasi terbesar penanaman modal asing periode Januari-Juni 2016 dengan angka mencapai 2,1 Triliun. Dan bahkan, kabupaten Pelalawan juga dipilih dan ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh kota dan Kabupaten di Indonesia yang dijadikan ruang lingkup lokasi kajian pemetaan potensi peluang investasi daerah oleh BPM pada tahun 2016. Dan tentunya perkembangan investasi di Kabupaten Pelalawan telah memacu pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan. Jadi, mari berinvestasi di Kabupaten Pelalawan, karena berinvestasi di Negeri Bono ini adalah satu langkah usaha yang mudah dan menguntungkan," tutupnya.
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru