riau24 Dewan Kesal Dana Bansos di APBD Perubahan 2016 Tidak Ada Untuk Rumah Ibadah | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

DPRD Riau

Dewan Kesal Dana Bansos di APBD Perubahan 2016 Tidak Ada Untuk Rumah Ibadah

0
Anggota komisi C DPRD Riau Ilyas Hu
Berita Riau -  Dewan Kesal Dana Bansos di APBD Perubahan 2016 Tidak Ada Untuk Rumah Ibadah

Pekanbaru, Riau24.com - DPRD Provinsi Riau di buat kesal oleh sikap biro kesra Setdaprov Riau, yang tidak memasukan anggaran rumah ibadah di APBD Perubahan 2016 ini. Menurut Dewan, sikap dilakukan pemrov itu sebagai bentuk ketidakpedulian akan rumah Ibadah yang ada di Riau ini.

Demikian disampaikan oleh Anggota komisi C Ilyas Hu,kepada Riau24.com Rabu (12/10/16).
"Benar dari semua proposal yang dimasukkan dalam APBD Perubahan 2016, memang anggaran rumah ibadah tidak dimasukkan, Kecuali mesjid Agung An-Nur, sebesar 2,2 Miliar, "terangya.

Ditanya alasan kenapa pemprov tidak memasukkan anggaran rumah Ibadah, ia mengatakan hal ini lantaran keterlambatan dari pihak pemprov Riau serta tidak adanya rekomendasi kesra kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk pengangaran rumah ibadah di Riau ini.

"Mereka (biro kesra. red) mengaku terlambat, dalam memasukkan anggaran rumah ibadah dalam APBD Perubahan ini,"tuturnya.

Tapi menurut Ilyas, alasan terlambat oleh pemprov tidaklah beralasan, sebab anggaran rumah ibadah itu DPRD sudah jauh-jauh hari mengusulkannya dan malahan sebelum dibahas di APBD 2016.

"Atas sikap mereka ini, saat hearing kemarin kita marah-marahi lantaran anggaran untuk rumah ibadah tidak dimasukkan, "pungkasnya.

Diakuinya memang secara hukum, tidak di memasukkannya angaran rumah Ibadah di APBD Perubahan 2016 tidaklah menyalahi aturan hukum. Dan resikonyapun tidak ada. Namun halnya yang menjadi permasalahan kenapa pemprov Riau tidak memasukkan anggaran rumah ibadah di APBD Perubahan 2016 ini.

"Kalau kendalanya aturanya tidak ada, toh pergub nya sudah ada ditambah lagi peraturan kemendagri no 14, bahwa Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bisa dikeluarkan pejabat setempat seperti bupati, walikota dan kemenag "jelasnya.

Seperti diketahui berdasarkan berita yang beredar total usulan anggaran hibah APBD Perubahan 2016 berdasarkan rekomendasi SKPD mencapai angka Rp71,533,888,000 untuk 239 lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan (LSM dan OKP).

Adapun lembaga yang dimaksud seperti, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Riau Rp 2,5 miliar, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rp 1,5 miliar, Komando Resimen Mahasiswa Indra Pahlawan Riau Rp 1,09 miliar, Resimen Mahasiswa Batalyon 041 Indra Buana Rp 456 juta.

KNPI Riau Rp 998 juta, KPU Provinsi Riau Rp 209 juta, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Rp 161 juta, Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Provinsi Riau Rp 270 juta, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Rp 100 juta.

KNPI Kecamatan Cirenti Rp 364 juta, KNPI Kecamatan Inuman Rp 217 juta, Yayasan Insan Madani Rp 137 juta, Yayasan Bina Muda Mandiri Riau Mandiri Rp 151 juta.(R24/iko)

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru