riau24 Bea Cukai Gagalkan Barang Selundupan Senilai Rp 177.1 Miliar | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Barang Ilegal

Bea Cukai Gagalkan Barang Selundupan Senilai Rp 177.1 Miliar

1
Ilustrasi (Internet)
Berita Riau -  Bea Cukai Gagalkan Barang Selundupan Senilai Rp 177.1 Miliar
Pekanbaru, Riau24.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Riau Sumtera Barat mengklaim berhasil menekan kerugian negara sebesar Rp16.3 miliar dari peredaran barang ilegal sepanjang 2016. Sebanyak 284 kasus diamankan dengan total nilai barang hasil tangkapan 177.1 miliar. 
 
"Ada tiga komoditi teratas menimbulkan kerugian negara cukup besar," kata Kepala Bea dan Cukai Riau - Sumbar Yusmariza, Kamis, 13 Oktober 2016. Sebagaimana dilansir dari laman Tempo.
 
Yusmariza Menyebutkan, adapun tiga komoditi tersebut yakni rokok ilegal dengan 104 kasus sebanyak 34.2 juta batang dengan nilai barang Rp16.3 miliar, potensi kerugian negara dari rokok mencapai Rp12.8 miliar. 
 
Kemudian minuman keras dengan 37 kasus sebanyak 12.5 ribu liter. Nilai barang miras yang disita mencapai Rp7.3 miliar dengan potensi kerugian negara Rp1.4 miliar.
 
Lalu kerugian terbesar berasal dari sembako yang terdiri dari bawang merah dan gula. Jumlah sembako ilegal yang berhasil digagalkan sebanyak 505.697 Kg bawang merah dan 3.700 Kg gula pasir dengan nilai barang Rp3.6 miliar. Potensi kerugian negara dari komoditi sembako itu mencapai Rp1.5 miliar. 
 
Selain tiga komoditi tersebut, Bea dan Cukai turut menggagalkan penyelundupan barang ilegal lainnya seperti tekstil, sembako, handphone, elektronik, makanan dan minuman, perhiasan, obat-obatan, Narkoba, Balpress, Tembakau, bahan nakar minyak dan Airsoftgun, nilai total barang tangkapan mencapai kurang lebih Rp16 miliar
 
Yusmariza Mengatakan, barang hasil tangkapan yang disita oleh bea dan cukai ditetapkan menjadi milik negara. Namun untuk barang ilegal yang tidak bisa bertahan lama terlebih bahan makanan akan dimusnahkan.
 
"Terhadap barang yang belum dimusnahkan akan dikakukan pemusnahan pada Nopember mendatang," ujarnya.
 
Yusmariza menjelaskan, panjangnya garis pantai timur Riau yang berhadapan langsung dengan selat malaka memicu banyaknya jalur gelap masuknya barang ilegal. Jumlah personil yang tidak sebanding dengan panjangnya garis pantai membuat petugas kesulitan dalam melakukan pengawalan. 
 
"Upaya penyelundupan kebanyakan berhasil dilakukan saat pelaku berada di daratan," ucapnya. 

R24/Nof 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 19 Oktober 2017 09:23 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/AmXCqp9.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru