riau24 Tak Kunjung Selesai, Sukiman Curhat ke Kepala Kejati Riau | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Batas Riau - Sumut,

Tak Kunjung Selesai, Sukiman Curhat ke Kepala Kejati Riau

0
Sukiman
Berita Riau -  Tak Kunjung Selesai, Sukiman Curhat ke Kepala Kejati Riau
Rohul, Riau24.com- Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman sempat curhat ke Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Wilayah Riau, Uung Abdul Syakur, terkait sengketa tapal batas antara Provinsi Riau-Sumatera Utara (Sumut) yang hingga kini tidak kunjung selesai.
 
Curhatan Plt Bupati Rohul Sukiman, disampaikannya saat kunjungan kerja Kajati Riau bersama rombongan di kantor Kejari Rohul.
 
Kata Sukiman lagi, terkait perbatasan daerah yang kerap jadi polemik. Termasuk di Kabupaten Rohul yang letaknya strategis berbatasan dengan beberapa daerah tetangga, seperti dengan Padang Lawas Sumut, Kampar, Siak, Rokan Hilir, dan Sumatera Barat.
 
Kepada wartawan Sukiman usai kegiatan kunjungan kajati Riau ke Kantor Kejari Rohul, pihaknya sudah melaporkan terkait tapal batas antara Provinsi Riau-Sumut ke Pemprov Riau,. Isi surat tersebut meminta agar secepatnya diselesaikan, guna menghindari hal-hal tidak diinginkan di batas dua provinsi.
 
Sebutnya lagi, laporan sudah diajukan Pemkab Rohul ke Pemprov Riau, dan Pemprov sendiri sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumut. Karena belum selesai juga, diakui Sukiman, masalah ini kemudian diserahkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
 
“Kini sudah diserahkan ke Kemendagri, dan kita masih menunggu penyelesaian tapal batas,” kata Sukiman.
 
Ditanyai apa langkah Pemkab Rohul dalam meminimalisir konflik di lahan perbatasan Riau-Sumut, yang kini telah dikuasai PT. Mazuma Agro Indonesia (MAI), Sukiman menyatakan langkah pencegahan sudah dilakukan pemerintah bersama Polres Rohul.
 
“Kita telah memanggil masyarakat, dan telah berkoordinasi dengan Camat dan perusahaan (PT. MAI),” sebutnya pula.
 
Diakui Sukiman, Pemkab Rohul kini tengah berupaya bertemu dan berkoordinasi dengan Pemkab Palas, dimana bersama Polres Rohul dan Tapanuli Selatan untuk menyelesaikan soal tapal batas yang hingga kini tidak pernah ada penyelesaian.
 
Terkait tidak kunjung selesai karena saat rapat terakhir, pihak Pemkab Palas yang diundang tidak datang, sehingga masalah tersebut diserahkan ke Kemendagri.
 
“Yang kita atasi saat ini, jangan sampai masyarakat kita ribut dengan enam desa di Kecamatan Hutaraja Tinggi (Palas, Sumut), dikhawatirkan terjadi hal-hal tidak diinginkan,” ucap Sukiman, dan dirinya menghimbau agar masyarakat Desa Batang Kumu dan perusahaan menahan diri, sambil menunggu putusan dari Kemendagri.
 
R24/adi/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru