riau24 Kapolri Tampik Kabar soal Pemeriksaan Amien Rais | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Jakarta

Kapolri Tampik Kabar soal Pemeriksaan Amien Rais

1
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian
Berita Riau -  Kapolri Tampik Kabar soal Pemeriksaan Amien Rais

Jakarta, Riau24.com- Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menampik kabar bahwa ia memerintahkan jajarannya untuk memeriksa Amien Rais. Kabar yang beredar itu terkait dengan Pilgub DKI Jakarta 2017. 


Tito memaparkan bahwa kabar bohong itu tersebar di media sosial, melaluislideshow presentasi berisi arahan dari Tito untuk memeriksa tokoh senior PAN itu, terkait dengan Pilgub DKI Jakarta.


"Saya melihat ada beberapa berita hoax untuk menyudutkan saya akhir-akhir ini, seperti slide isi arahan saya yang tidak benar dan tidak jelas sumbernya. Juga seolah-olah ada perintah saya untuk memeriksa Pak Amien Rais. Padahal, tidak ada perintah saya, terutama terkait masalah Gubernur Ahok," kata Tito dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia.com, Minggu (16/10).


Dalam pernyataan itu, Tito turut menegaskan bahwa hubungannya dengan gubernur petahana yang juga mencalonkan diri untuk pilgub mendatang, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tak lebih dari jalinan profesional. 


"Terutama terkait masalah Gubernur Ahok. Hubungan saya sebatas profesional sebagai Kapolda dan Gubernur di tahun 2015," kata Tito, yang pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya periode 2015-2016. 


Menurut Tito, hubungan profesional dengan gubernur DKI Jakarta petahana memang perlu dijalin baik supaya rakyat Jakarta tidak dirugikan. "Sesama Forkompimda (forum komunikasi pimpinan daerah) yang harus baik hubungannya karena bagian dari komunitas pemimpin Jakarta," ujarnya. 


Lebih dari itu, Tito mengimbau agar masyarakat lebih bijaksana menyikapi informasi yang beredar, utamanya di media sosial, karena rentan dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan. 


"Saya harap masyarakat tidak begitu saja menyerap apa yang ada dan diviralkan di media sosial. Medsos tak bertuan. Setiap orang dapat membuat sesuatu dan sengaja diviralkan untuk agenda mereka sendiri," tulis Tito. 


"Apalagi di musim politik Pilkada ini. Medsos digunakan sebagai instrumen serangan udara, baik untuk mengangkat elektabilitas paslon (pasangan calon gubernur) maupun menyerang pesaing atau pihak lain yang kurang disukai. Mari kita gunakan cara damai, cerdas, demokratis, dan tanpa kekerasan atau ancaman untuk menunjukkan bahwa bangsa kita adalah bangsa beradab yang sudah dewasa dalam berdemokrasi," tutur Tito.


R24/uci

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Senin, 20 November 2017 10:40 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ga7Thqu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru