riau24 Bebas Pungli, Polres Rohul Terapkan Aturan Ketat Untuk Urus SIM | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pungutan Liar

Bebas Pungli, Polres Rohul Terapkan Aturan Ketat Untuk Urus SIM

0
Bebas Pungli, Polres Rohul Terapkan Aturan Ketat Untuk Urus SIM
Berita Riau -  Bebas Pungli, Polres Rohul Terapkan Aturan Ketat Untuk Urus SIM
Rohul, Riau24.com - Penumpasan pungutan liar (pungli) pada instansi dan pelayan masyarakat, yang tengah digalakkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) ‎Joko Widodo, langsung diterapkan di Polres Rokan Hulu (Rohul), seperti di bagian penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). 
 
Kapolres Rohul AKBP. Yusuf Rahmanto, melalui petugas SIM Polres Rohul Brigadir Indra‎ mengungkapkan, "Sesuai intruksi dari pimpinan dalam mensukseskan program pemerintah bahwa pelayan publik harus bebas dari pungli", ujarnya. 
 
Ia menambahkan, pihaknya sudah sejak dulu melakukan pelayanan bebas pungli. Dan saat ini sesuai intruksi dari pimpinan ‎seluruh penerbitan SIM jenis apapun harus dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada.
 
"Siapapun yang ingin membuat SIM harus membuatnya sesuai dengan mekanisme yang ada. Kalau dalam tes si pemohon dinyatakan tidak lulus, ya mereka harus mengulang. Saat ini berkas para pemohon yang mengulang sudah menumpuk sekitar 50 berkas di kita," katanya, Selasa (18/10) di Polres Rohul. 
 
Diakuinya dalam penerbitan SIM, pemohon harus melengkapi persyaratan dan mengikuti rangkaian tes, seperti tes teori dan tes praktek mengemudi.
Jika semua tahapan dan mekanisme dapat terlaksana dengan baik dan lulus, maka pemohon bisa mendapatkan SIM. 


Kader Golkar Berang, Rapat Fraksi di DPRD Rohil Didomplengi Rapat Musda

 
Lebih lanjut dijelaskannya, jika pemohon gagal dalam tahapan maka si pemohon akan mengikuti tes kembali tujuh hari kemudian.
Namun jika dinyatakan tetap gagal, maka mengulang dalam waktu 14 hari kedepan, dan terakhir, bila pemohon tidak lulus kembali, maka dia akan mengulang 30 hari ke depan. 
 
Brigadir Indra mengakui, hari Senin hingga Kamis merupakan hari paling sibuk dalam pengurusan SIM. Karena dalam sehari jumlah pemohon yang ingin mengurus SIM bisa mencapai hingga 40 orang termasuk perpanjangan SIM. Sementara untuk hari jumat, pemohon hanya mencapai 30 orang saja. 
 
Lebih lanjut dijelaskannya, kebanyakan pemohon yang gagal yakni berusia diatas 35 tahun dan kebanyakan dari mereka gagal di ujian teori. Sedangkan pada ujian praktek, kebanyakan pemohon lulus. 
 
"Tingkat pendidikan juga sangat mempengaruhi lulus atau tidaknya dalam ujian teori. Serta banyak dari pemohon yang gagal, karena kurang memahami rambu-rambu lalu lintas dan cara yang mengemudi yang baik," imbuhnya. 
 
Kebanyakan pemohon yang gagal dalam tes teori tersebut yakni para pemohon SIM C atau roda dua.
Untuk itulah, dirinya menghimbau kepada pemohon, untuk lebih banyak belajar dan bertanya kepada orang yang lebih tahu.  Adapun t
es teori yang diujiankan tersebut, sebenarnya aktivitas mengemudi ‎sehari-hari yang selalu dilakukan oleh masyarakat. Namun banyak diantara mereka yang kurang paham, mana yang benar dan mana yang betul.
 
"Kita menerbitkan SIM harus sesuai dengan prosedur, karena sesuai intruksi dari pimpinan, bagi yang tak lulus, tidak akan dikeluarkan SIM nya. Karena masyarakat yang memiliki SIM, diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan," imbuhnya.
 
Sesuai dengan tujuannya sebagai pelopor keselamatan untuk menuju Indonesia tertib, bersatu serta menjaga keselamatan merupakan hal yang utama.
Untuk itulah, demi mewujudkan tujuan tersebut bagi pemohon SIM harus mengerti tata tertib berlalu lintas.
 
Salah seorang pemohon SIM C, Dirman, warga Pasirpengaraian mengaku, dalam penerbitan SIM dirinya harus melewati beberapa rangkaian, mulai dari tes teori dan praktek.
 
"Ya kita mengikuti semua mekanisme yang telah diatur. Dan pembayaran juga sesuai dengan ketentuan, tidak ada biaya tambahan. ‎Memang sih tes teorinya agak sulit, ada beberapa  rambu-rambu yang saya tidak paham," pungkasnya. ‎  (***)




R24/ags 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru