riau24 Permintaan Walikota Agar Bidan Yang Bertugas di Dumai Agar Miliki Etika | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Walikota Dumai

Permintaan Walikota Agar Bidan Yang Bertugas di Dumai Agar Miliki Etika

0
Permintaan Walikota Agar Bidan Yang Bertugas di Dumai Agar Miliki Etika
Berita Riau -  Permintaan Walikota Agar Bidan Yang Bertugas di Dumai Agar Miliki Etika

Dumai, Riau24.com - Walikota Dumai meminta kepada seluruh Bidan yang ada di Kota Dumai agar bekerja lebih baik dan profesional dalam melayani masyarakat.

Semakin tingginya tingkat kualitas bidan, maka kinerja yang diberikan semakin maksimal dan semakin baik pula kualitas kesehatan masyarakat.

“Kesehatan masyarakat sangat berpengaruh pada pembangunan Kota Dumai, karena masyarakat yang sehat akan selalu memberikan pembangunan yang maksimal,” ujar Walikota Dumai Drs Zulkifli As belum lama ini pada puncak HUT Ikan Bidan Indonesia (IBI) ke 65 tahun 2016.

Walikota berpesan kepada seluruh bidan agar tetap menjunjung tinggi etika dalam bekerja.

“Banyak orang bekerja hanya mengharapkan materi, tapi setidaknya bekerjalah dengan ikhlas. Bidan itu profesi mulia dan terhormat tentu harus menggunakan etika dalam bekerja. Bidan jangan hanya mengurusi pasien yang akan melahirkan saja, tetapi harus ikut serta mengawasi perkembangan bayi,” pintanya.

Kekeringan Melanda Rohul, Warga Kini Krisis Air Bersih

Zul As sapaan akrab Walikota Dumai ini menambahkan, dalam menjalankan profesinya bidan harus selalu sabar.

“Jika tidak mampu sendiri dalam penanganan pasien jangan dipaksakan, tetapi mintalah bantuan kepada tenaga yang lebih ahli lagi,” imbuhnya.

Terakhir, diusia ke 65 tahun ini, Zul As berharap IBI tidak hanya perlu menciptakan program-program kesehatan yang berkualitas. Namun IBI harus menjadi wadah yang baik agar seluruh bidan dapat tumbuh berkembang dengan baik pula.

Ketua IBI Cabang Dumai Dona Fitri Ilahi AMd Keb, SKM, mengatakan keberadaan IBI ditengah masyarakat sangat penting dalam kerangka menolong persalinan ibu dan anak yang berimplikasikan terhadap angka kematian ibu dan bayi. Meskipun ada bidan desa, namun mayoritas yang memberikan pelayanan jasa kesehatan itu bidan praktek mandiri.

“Melalui wadah IBI inilah nantinya dilakukan pengawasan terhadap jasa yang sudah diberikan kepada masyarakat. Disamping itu, IBI senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dan mitra kerja demi kesempurnaan pelayanan kepada masyarakat di Kota Dumai,” katanya.

Dijelaskan Dona, saat ini tercatat 438 bidan yang sudah terdaftar di IBI yang terdiri dari 18 Ranting yang sudah memiliki legalitas izin praktek.

“Dengan banyak bidan di Kota Dumai bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan pemerintah daerah dalam melayani kesehatan,” imbuh Dona.   (***)




R24/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru