riau24 Puluhan Triliun Gagal Masuk Ke Dumai Akibat Pemerintah Pusat | Berita Riau
Rabu, 07 Desember 2016

Pemko Dumai

Puluhan Triliun Gagal Masuk Ke Dumai Akibat Pemerintah Pusat

0
Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai Hendri Sandra
Berita Riau -  Puluhan Triliun Gagal Masuk Ke Dumai Akibat Pemerintah Pusat

Dumai, Riau24.com – Akibat kendala RTRW yang hingga saat ini belum disahkan oleh Pemerintah, sebanyak Rp21 Triliun nilai Investasi tertunda masuk ke Kota Dumai.

Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai Hendri Sandra menyebutkan, jumlah nilai investasi yang tertahan masuk ke Kota Dumai tersebut terhitung sejak tahun 2013 hingga 2016.

Rencana investasi ini terdiri dari berbagai bidang, diantaranya pembukaan atau pengembangan pabrik industri refinery, perhotelan, perumahan, perbankan dan pembangunan dermaga.

Pegawai Honor Kuansing Cemas Terkait Isu Gaji Tak Dibayar 

“Hampir setiap tahun ada investasi masuk, namun sebagian besar masih tertunda karena status lahan Dumai yang masih terkendala belum disahkannya rancangan tata ruang wilayah oleh pemerintah,” tuturnya kepada wartawan belum lama ini.

Upaya yang dilakukan pemerintah setempat, sebut Hendri, yakni terus mendorong Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk segera mengesahkan peraturan RTRW, sehingga kedepan pembangunan jadi lancar dan tidak terkendala serta minat investor semakin banyak.

Kendala RTRW ini juga menyebabkan BPTPM tidak bisa menarik retribusi izin mendirikan bangunan dengan potensi miliaran rupiah setiap tahun karena status lahan belum jelas.

“Persoalan RTRW ini diharapkan segera tuntas agar kita bisa memeratakan pembangunan dan investasi dapat masuk,” harapnya.

Menurut Hendri, pertumbuhan industri di Dumai dari tahun ke tahun semakin maju dan bisa mendongkrak perekonomian daerah dan masyarakat, misalnya jadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan pembukaan lapangan kerja serta lainnya.

“Tingkat perekonomian Dumai relatif stabil karena menjadi kota jasa industri dan pelabuhan dengan banyak investor yang sudah berusaha atau berminat menanamkan modal,” tukasnya.   (***)




R24/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam