riau24 Jadi Pahlawan Bagi Masyarakat Rohul, Ini Yang Dilakukan Tokoh Masyarakat Atasi Kekeringan | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Cuaca Ekstrim

Jadi Pahlawan Bagi Masyarakat Rohul, Ini Yang Dilakukan Tokoh Masyarakat Atasi Kekeringan

0
Jadi Pahlawan Bagi Masyarakat Rohul, Ini Yang Dilakukan Tokoh Masyarakat Atasi Kekeringan
Berita Riau -  Jadi Pahlawan Bagi Masyarakat Rohul, Ini Yang Dilakukan Tokoh Masyarakat Atasi Kekeringan
Rohul, Riau24.com - ‎Kemarau panjang yang melanda Rokan Hulu (Rohul) mengakibatkan sumber air untuk keperluan Mandi, Cuci,  Kakus (MCK) mengalami kekeringan.

Hal ini membuat masyarakat terpaksa harus membeli air bahkan bagi kaum yang berkantong tipis terpaksa memutar otak dengan mencari sumber air meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh. ‎
 
Melihat kondisi itu, seorang tokoh masyarakat desa Sialang Rindang kecamatan Tambusai, Putro Warsono rela menyalurkan air dari tempat tinggalnya kepada masyarakat desa Sialang Rindang. Penyaluran air ini sudah dilakukannya sejak empat hari yang lalu hingga saat ini, Jumat (21/10/16). Tanpa memperdulikan debit air di tempat tinggalnya akan berkurang, Putro dengan sukarela membiarkan masyarakat mengambil air sebanyak yang dibutuhkan. 
 
Putro Warsono mengaku rela mengorbankan harta dan tenaga untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat di desanya, karena prihatin mendengar masyarakat di desanya selalu mengeluh karena kesulitan air.
"Setiap ada masyarakat berkumpul, mereka selalu membicarakan masalah air yang kering dan sulitnya mendapatkan air bersih. Makanya mendengar itu, hati saya tergerak untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat di desa tempat saya tinggal, " katanya saat ditemui di rumahnya.
 
Ia menambahkan untuk menyalurkan air bersih tersebut dirinya menggunakan mobil pick up dan truk untuk mengisi air dari tempat Penyedia Air Bersih (PAB) Kecamatan  Rambah Hilir. 
 
Setelah mengambil air bersih di PAB Rambah Hilir, dirinya pun menyalurkannya di masing-masing rumah warga yang sangat membutuhkan, tanpa dipungut biaya sepersen pun. 
 
Diakuinya, sehari dirinya menyalurkan air ke desa-desa sekitar 25 ribu liter/ harinya untuk kurang lebih 3 ribu KK. Ia berharap, walaupun tidak bisa membantu sepenuhnya dalam mengatasi kekeringan air, paling tidak bisa mengurangi penderitaan warga di desanya.

                        

"Ya harapan saya sih desa Sialang Rindang  ini memiliki PAB sendiri. Jadi kalau musim kemarau seperti saat ini, masyarakat tak kesulitan lagi dalam mencari air untuk keperluan sehari-hari. Kalau bantuan ini kan sifatnya sementara," ujarnya. 
 
Masih ditempat yang sama, Ides warga desa Tali Kumain mengaku sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan air bersih dari tokoh masyarakat desa Sialang Rindang .
 
"Alhamdulilah, ada yang mau menyalurkan air bersih. Jadi kami gak perlu lagi mencari air yang jaraknya juga sangat jauh," imbuhnya. 
 
Ides mengaku air bersih bantuan dari tokoh masyarakat tersebut nantinya akan digunakan untuk memasak, dan keperluan sehari-hari. 
 
‎Sementara, Fransyadi Kordiator PAB Rambah Hilir, mengungkapkan , dimusim dalam sehari pihaknya bisa menjual 30 kubik air bersih, dengan harga Rp. 10 ribu/kubiknya. 
 
"Kalau masyarakat sekitar mereka bawa jerigen saja biasanya akan saya gratiskan. Namun masyarakat yang jauh biasanya meraka bawa mobil truk untuk mengangkut air, dan akan disalurkan ke masyarakat termasuk pak Putro Warsono," tandasnya.  (***)



R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam