riau24 Ingin Hasil Sawit Naik, Ini Saran Wakil Rektor Instiper | Berita Riau
Rabu, 07 Desember 2016

Petani Rohul

Ingin Hasil Sawit Naik, Ini Saran Wakil Rektor Instiper

0
Ingin Hasil Sawit Naik, Ini Saran Wakil Rektor Instiper ke Petani Rohul
Berita Riau -  Ingin Hasil Sawit Naik, Ini Saran Wakil Rektor Instiper
Rohul, Riau24.com - Wakil Rektor Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta, Sri Gunawan mengatakan pemerintah Indonesia mewajibkan petani kelapa sawit baik perusahaan atau swasta untuk mengarah ke ISPO.
 
"Petani atau perusahaan kelapa sawit berwawasan lingkungan, tidak boleh menebang hutan, tidak boleh mengelola lahan gambut sembarangan, konservasi, dan hal tersebut harus diperhatikan," ujarnya di sela-sela pelantikan pengurus DPD APKASINDO Rohul, Selasa (25/10/16).
 
Saat ditanya terkait rendahnya hasil produksi petani sawit swadaya belakangan ini ia menjelaskan hal tersebut disebabkan karena petani tidak menerapkan "Kultur Tekhnik" dengan benar, misalnya kesalahan utama dari pembukaan lahan dan bibit yang ditanam.
 
"Kalau dimulai dari yang tidak benar, apapun yang dilakukan maka produksinya rendah, sehingga hasilnya rendah dari biaya produksi," ungkapnya.


Developer Wajib Sediakan Fasum dan Fasos

 
Dikatakannya, untuk meningkat hasil petani sawit, pemerintah Indonesia akan melakukan upaya nasional yaitu peremajaan kelapa sawit khususnya untuk tanaman sawit berumur diatas 25 tahun atau produktivitasnya kurang dari 10 ton/tahun/hektare, atau umurnya masih muda tapi produktivitasnya rendah.
 
"Dengan intensifikasi ini, produktivitas sawit bisa naik 3 kali," katanya.
 
Diakuinya, tanaman kelapa sawit memang membutuhkan banyak air, namun untuk daerah Sumatera atau Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sangat cocok untuk ditanami kelapa sawit karena Sumatra termasuk daerah khatulistiwa yaitu daerah bercurah hujan tinggi dan merata setiap tahun, sehingga tidak berdampak negatif ke masyarakat.
 
"Sumatera itu daerah khatulistiwa, curah hujan merata, cocok untuk tanaman sawit. Beda dengan Pulau Jawa, cocok ditanam sawit namun tidak berbuah karena hujan tidak merata setiap tahun," bebernya.
 
Untuk meningkatkan hasil produksi petani kelapa sawit di Rohul, Sri Gunawan menyarankan agar petani memperbaiki kultur tekhnik, lalu replanting tanaman apabila produktivitasnya menurun dan jangan keliru dalam menanam bibit sawit.      (***)



R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam