riau24 PNS UPT Puskesmas Pelangiran Babak Belur Dibogem Suami | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Kriminal

PNS UPT Puskesmas Pelangiran Babak Belur Dibogem Suami

0
PNS UPT Puskesmas Pelangiran Babak Belur Dibogem Suami
Berita Riau -  PNS UPT Puskesmas Pelangiran Babak Belur Dibogem Suami

Inhil, Riau24.com - Seorang wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) di UPT Puskesmas Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami luka lebam akibat diberi bogem mentah oleh sang suami.

Seorang PNS yang juga merupakan ibu rumah tangga ini diketahui berinisial Ek (43), menjadi korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang saat ini ditangani Polsek Pelangiran.

Berdasarkan keterangan kepolisian kasus KDRT tersebut terjadi pada Kamis (27/10/2016) sekira pukul 12.30 WIB, bermula saat korban sedang berkerja di Puskesmas.

"Saat korban berkerja datang anak korban yang bernama DE dan memberi tahu korban, bahwa korban ditunggu oleh pelaku yang meruapakan suaminya," ungkap Kapolres Inhil melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra, Jumat (28/10/2016).


Kabar Gembira Bagi Pegawai Honorer di Negeri Seribu Suluk

Entah apa yang melatarbelakangi, saat korban menghampiri pelaku yang diketahui berinisial NA (51), pelaku langsung menyiramkan minuman kemasan ke arah wajah sang istri. Tak sampai disitu, pertengkaran pun berlanjut di rumah pasangan suami istri tersebut.

"Sesampainya dirumah kembali terjadi pertengkaran mulut antara pelaku dan korban, dan kemudian pelaku memukulkan bantal ke arah wajah korban sebanyak 3 kali. Dan selanjutnya pelaku menarik baju korban sambil memukul (meninju) korban dengan menggunakan tangan kanannya, namun korban berhasil mengelak," ungkap Paur Humas.

Sang suami semakin beringas, dan kembali memukul istrinya tersebut dengan mengunakan tangan kiri mengarah pelipis korban.

"Berdasarkan hasil visum pihak Puskesmas EK mengalami luka lebam dan bengkak di pelipis mata sebelah kiri, luka lecet pada pangkal leher serta luka gores di dahi sepanjang 7 Cm," jelas Ipda Heriman Putra.

Tak terima apa yang dilakukan pelaku, korban pun melaporkan ke pihak kepolisian setempat dan sekira pukul 18.30 wib pelaku berhasil diringkus di Pelabuhan Pelangiran untuk mempertangung jawabkan perbuatannya dan akan dijerat dengan UU NO 23 Tahun 2014 tentang penghapusan KDRT dengan ancaman 5 tahun penjara.   (***)




R24/rgo 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam