riau24 Jumlah Hutang Pemkab Kuansing Yang Belum Terbayar | Berita Riau
Sabtu, 03 Desember 2016

Anggaran

Jumlah Hutang Pemkab Kuansing Yang Belum Terbayar

0
Jumlah Hutang Pemkab Kuansing Yang Belum Terbayar
Berita Riau -  Jumlah Hutang Pemkab Kuansing Yang Belum Terbayar

Kuansing, Riau24.com - Terkait pembayaran tiga proyek yang tidak dibayarkan pada APBD Perubahan Kuansing 2016 ini dimana sebelumnya, melalui surat resmi Sekda Muharman atas nama Bupati Kuansing Sukarmis, waktu itu kepada pihak rekanan beberapa waktu lalu berjanji akan kembali menganggarkan untuk membayar hutang proyek tiga pilar sebesar Rp 29 miliar pada APBD Perubahan 2016.

Hutang Pemkab Kuansing sebesar Rp29 miliar itu terkait kegiatan TA 2015 sebagai luncuran 2014 yang belum dibayar kegiatannya (kegiatan telah selesai) dan tahun 2016 tak dianggarkan.

Kegiatan tersebut yaitu pembangunan Universitas Negeri Islam Kuantan Singingi (Uniks) yang belum dibayarkan sebesar Rp 6.127.448.800,- dengan kontraktor PT Hutama Karya.

Selanjutnya pembangunan hotel Kuansing yang belum dibayarkan sebesar Rp 6.127.448.800, dengan kontraktor PT Waskita Karya (Persero).


Sekda Kuansing Pastikan Tidak Ada Pembayaran Proyek


Dan Pasar Modern yang belum dibayarkan sebesar Rp10.358.601.800, dengan kontraktor PT Guna Karya Nusantara.

Sementara pada Tahun Anggaran 2015, Anggaran Murni dianggarkan lagi kegiatan untuk Hotel Kuansing, Uniks, dan pasar Modern sebesar Rp5 miliar.Terkait surat Sekda Kuansing yang mengatas namakan Bupati waktu era Sukarmis, ternyata dinilai telah menyalahi aturan.
Bahkan, mantan Wabup Kuansing Zulkifli waktu itu tak segan segan menyebutkan, jika surat itu bisa menjebak Sekda itu sendiri.

Sebab kata dia, yang bertanggung jawab terhadap pihak ketiga atau pihak luar adalah Bupati.
"Surat yang ditandatangani oleh Sekda itu adalah ilegal," tegas Zulkifli waktu itu. Kata Zulkifli, Sekda itu hanya ketua tim penyusunan RAPBD dieksekutif.

Dan dia tidak punya hak untuk mengadakan ikatan dengan pihak ketiga atau pihak luar. Sekedar diketahui, isi surat yang ditandatangani langsung oleh Sekda Muharman itu mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan konstruksi yang belum dibayarkan oleh Pemda Kuansing baik kegiatan yang dilaksanakan pada ABPD Tahun 2014 dan APBD Tahun 2015 akan dianggarkan pada APBD-Perubahan tahun 2016 mendatang.

Surat tersebut ditujukan oleh Muharman kepada Direktur PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Guna Karya, PT Putra Malado, dan dua buah rekanan lainnya.   (***)




R24/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam