riau24 Berbeda Dari POPNAS, KONI Upayakan Terselenggaranya POR | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Pekanbaru

Berbeda Dari POPNAS, KONI Upayakan Terselenggaranya POR

0
Berbeda Dari POPNAS, KONI Upayakan Terselenggaranya POR
Berita Riau -  Berbeda Dari POPNAS, KONI Upayakan Terselenggaranya POR

Pekanbaru, Riau24.com- Terkait Pekan olahraga Remaja (POR) yang belum jelas kelanjutannya ini diharapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Emrizal Pakis untuk tetap dilaksanakan pada 2017 mendatang.

Menurutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menyampaikan rekomendasi mengenai persoalan anggaran yang tidak tersedia untuk pelaksanaan POR, tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan POR yang sudah direncakanan sejak 2010 lalu.

"Intinya KONI berharap POR tetap akan dilanjutkan, Menpora dia tidak ada kapasitas untuk menyatakan membatalkan. Tapi Cuma permasalahan tentang anggaran yang tersedia, hanya itu saja," ujar Emrizal, Senin (31/10/16).

Dilanjutkannya, perlunya dilaksanakan POR dinilai Emrizal karena POR berbeda dengan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (PORNAS) yang menjadi pertimbangan untuk ditiadakannya POR tersebut.

"Bedalah, Kalau POPNAS Itukan pelajar, pelajar itukan siswa, kalau remaja itu kan tidak harus siswa juga. Non siswa juga bisa. Namanya juga dari pendekatan pembinaanya juga ada perbedaan," lanjut Emrizal.

Selan itu, katanya lagi, penyelenggaran dari POKNAS ada Kemenpora. Berbeda dengan POR yang penyelenggaranya adalah KONI. "Selain itu, kalau pelajar-pelajar itu dia kan diambil dari siswa-siswa, ada PPLP itukan dari pelajar. Kalau dalam remaja ini kalau pun ada pelajar tapi bukan berarti seluruh pelajar gitu. Usianyakan 17 tahun itu," sambung Emrizal.

Kemudian, sebagai upaya untuk melaksanakan POR ini, KONI pusat tengah berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mencari solusi terkait tidak tersedianya anggaran POR ini.

"Kita kan harus berkoordinasi juga dengan Kemenpora. Karena bagaimanapun kan pembinaan olahraga di pemerintah ada di Kemenpora. Di luar pemerintah ada di KONI, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri," imbuh Emrizal.

Ia menuturkan, salah satu upaya untuk tetap melaksanakan POR itu dengan melakukan efisiensi anggaran yang anggarannya diperoleh dari tuan rumah yang direncanakan yaitu Provinsi Jawa Tengah dan kontribusi daerah lainnya.

"Kita kalau bisa berharap ada hal yang perlu kita lakukan previewnya, pertama kalau itu dilaksanakan, acara pembukaan penutupan tidak perlu seremonial yang berlebihan. Yang kedua cabang olahraga itu bisa dievaluasi kembali jumlah yang akan dipertandingkan. Itu kan termasuk mengefisiensikan angggaran yang bisa kita upayakan juga," tutup Emrizal.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam