riau24 Atasi Ilegal Fishing, Dewan Minta Diskanlut Terbitkan Buku Kapal Nelayan Rohil | Berita Riau
Kamis, 08 Desember 2016

Nelayan Nakal

Atasi Ilegal Fishing, Dewan Minta Diskanlut Terbitkan Buku Kapal Nelayan Rohil

0
Atasi Ilegal Fishing, Dewan Minta Diskanlut Terbitkan Buku Kapal Nelayan Rohil
Berita Riau -  Atasi Ilegal Fishing, Dewan Minta Diskanlut Terbitkan Buku Kapal Nelayan Rohil
Rohil, Riau24.com  - Masih terus terjadinya aksi pencurian ikan (ilegal fishing) di wilayah perairan laut Rohil diperlukan beberapa tindakan nyata.

Salah satunya dengan cara DPRD Rohil meminta agar Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanlut) segera melakukan pendataan ulang dengan menerbitkan buku atau surat kapal.
 
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Rohil Abdul Kosim, Rabu (2/11) di kantornya.‎ Dikatakannya, selain hal itu untuk mecegah maraknya ilegal fishing, penerbitan buku kapal itu juga untuk mengetahui seluruh warga Rohil pemilik kapal.


Baca Juga :
Gubri Akui Sering Tegur Pegawai yang Tak Hemat Listrik 


"Sesuai kewenangannya Diskanlut Rohil, kita minta Diskanlut untuk komitmen melakukan pendataan itu. Jadi dengan adanya buku kapal itu, kapal nelayan Rohil memiliki identitas," terangnya.
 
Sesuai kewenangannya, lanjut pria yang akrab disapa Akos itu, Diskanlut Kabupaten Rohil bisa menerbitkan buku kapal yang berukuran 5GT kebawah.
Dengan adanya surat itu, akan menambah kenyamanan bagi nelayan untuk mengakui kepemilikannya.
 
"Selama ini kan kita tidak tahu, siapa-siapa pemilik kapal itu. Sehingga kita tidak tahu kapal yang di perairan Rohil yang beroperasi itu kapal siapa. Apalagi kan selama ini dinas hanya mendata nelayannya saja," paparnya.
 
Diungkapkannya, hal ini juga sudah pernah dilakukan sebelumnya oleh dinas terkait. Namun realisasi dilapangan tidak ada. Menurutnya hal ini dikarenakan kurangnya sosialisasi dari dinas kepada masyarakat untuk mendaftarkan kapalnya supaya terdaftar. 
 
"Pembuatan buku kapal ini kan gratis sebenarnya, tapi kenapa nelayan masih enggan medaftarkan kapalnya. Mungkin ini kurang sosialisasi," nilainya.
 
Kedepan disarankan politisi Gerindra ini agar Diskanlut mengusahakan pada anggaran 2017 mendatang untuk memasukkan anggaran pembuatan buku ini.
Dimintanya, agar Diskanlut tidak hanya fokus pada perikanan budidaya ikan tawar saja.
 
"Jangan fokus ke budidaya ikan tawar saja, sementara bidang kelautan programnya kurang diperhatikan. Kita minta Diskanlut untuk tidak melupakan program perikanan di kelautanlah," tegasnya.   (***)




R24/msy 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam