riau24 Atasi Fenomena Mati Lampu, PLN Akan Bangun Tower Transmisi Listrik SUTT dan GI | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

PLN

Atasi Fenomena Mati Lampu, PLN Akan Bangun Tower Transmisi Listrik SUTT dan GI

0
Atasi Fenomena Mati Lampu, PLN Akan Bangun Tower Transmisi Listrik SUTT dan GI
Berita Riau -  Atasi Fenomena Mati Lampu, PLN Akan Bangun Tower Transmisi Listrik SUTT dan GI

Dumai, Riau24.com - PLN Persero akan membangun tower transmisi listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Gardu Induk (GI) di Kawasan Industri Dumai (KID) di Kota Dumai.

Tahun 2017, rencana dimulainya pembangunan GI di KID akan dilakukan. Saat ini penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan tower transmisi listrik tengah digesa.

Manager PLN Area Dumai Engkos Kosasih menjelaskan, untuk Kota Dumai saja rencananya akan dibangun 96 tower. Dengan adanya rencana pembangunan SUTT dan Gardu Induk di Kota Dumai akan menambah kualitas listrik di Kota Dumai.

Baca Juga :
Permasalahan PT CNCEC Belum Tuntas, Kamis Pertemuan Dilanjutkan

“Listrik merupakan kebutuhan yang tak bisa terlepas dalam kehidupan sehari-hari, karena itu kami berusaha membangun dan memberi pelayanan listrik yang baik kepada masyarakat. Apabila SUTT sudah terbangun di Kota Dumai, masyarakat bisa menikmati listrik dengan aman dan baik,” ujar Engkos dalam kegiatan sosialisasi percepatan pembangunna jaringan transmisi SUTT 150 KV beserta Gardu Induk (GI) di Gedung Sri Bunga Tanjung Pendopo Jalan Putri Tujuh Dumai Timur, Selasa (1/11).

Sementara, Manager Pelaksana Konstruksi Jaringan Sumatera 2 PT PLN Rahmat Basuki menambahkan, bahwa panjang SUTT yang akan dibangun sekitar 28,9 Kilometer.

Pembangunan sekitar 96 tower tersebut, dengan rincian 66 titik berada di lahan milik masyarakat, 10 titik di lahan PT CPI, 8 titik di lahan PT Pertamina RU II, 6 titik masuk hutan wisata, serta 2 titik berada di Wilmar, Pertamina Patra Niaga dan PLN.

Menurutnya, dari 66 titik lahan yang aka dibangun tower baru 50 lahan yang berhasil dibebaskan PLN dan selebihnya ada boleh dibangun dan ada yang menolak dibangun tower oleh pemilik lahan.

“Sementara lahan perusahaan swasta dan BUMN seperti PT. Chevron Pasific Indonesia belum mendapat persetujuan dibebaskan untuk pembangunan tower transmisi listrik SUTT,” terangnya.

Rahmat berharap, lahan yang belum bebas untuk pembangunan tower transmisi listrik, baik milik perusahaan maupun masyarakat segera bisa diselesaikan.

“Pembangunan jaringan transmisi SUTT ini bukanlah untuk kepentingan PLN sendiri, tetapi ini untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan, Walikota Dumai Drs Zulkifli As sangat menyambut baik adanya pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 KV beserta Gardu Induk di Kota Dumai.

Namun, permasalahan masih adanya lahan yang belum bebas dalam pembangunan tower transmisi harus didudukkan secara bersama dengan masyarakat maupun perusahaan.  

“Saya minta Camat dan Lurah dapat membantu menyelesaikan permasalahan lahan ini. Listrik merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari, kalau listrik aman tentunya banyak pihak yang diuntungkan tak terkecuali masyarakat Kota Dumai sendiri,” sebutnya.  (***)



R24/dik 

 
 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam