riau24 Izin Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan HTI Diurus | Berita Riau
Kamis, 08 Desember 2016

Jaringan Listrik

Izin Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan HTI Diurus

0
Izin Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan HTI Diurus
Berita Riau -  Izin Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan HTI Diurus

Kuansing, Riau24.com - Pembangunan jaringan listrik PLN sepanjang 7 kilometer di Desa Lubuk Kebun, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Siningi terhenti, karena berada di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI). Karena perusahaan pemilik HTI, meminta agar diurus perizinan pemanfaatan HTI, ke Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Kemenhut LH) RI.

Pemanfaatan lahan HTI harus mendapat izin dari kementerian terkait, makanya, Camat LTD Novrion, S.Sos terus berupaya mencarikan solusi, agar pembangunan jaringan listrik PLN di Desa Lubuk Kebun berjalan mulus dan warga nantinya bisa menikmati listrik.

[Gawat Ekonomi, Aksi PHK Mulai Terjadi Di Perusahaan Kuansing]
 

Menurutnya, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, bersama kepala desa, ninik mamak, dan juga perusahaan pemilik HTI telah sepakat mengeluarkan rekomendasi untuk disampaikan ke kementerian, agar diperoleh izin pemanfaatan HTI ini. Selanjutnya, Dinas Kehutanan Kuansing yang akan mengurus prosesnya ke pusat.

“Salah satu hasil rapat kita kemarin, ada rekomandasi bupati, camat, kepala desa dan perusahaan yang meminta agar diizinkan dibangunnya jaringan listrik di kawasan HTI ini. Nanti Dinas Kehutanan yang mengurusnya,” Ungkap Camat Logas Tanah Darat (LTD) Novrion, S. Sos.

Tertundanya pembangunan jaringan listrik di Desa Lubuk Kebun, ternyata mendapat tanggapan dari DPRD Kuansing. Sehingga Ketua Komisi B, Rustam Effendi, S. Sos, menyesalkan sikap perusahaan yang tidak mau mengalah sedikitpun, untuk pembangunan jaringan listrik di kawasan HTI.

[Dewan Himbau Masyarakat Riau Yang Demo Ke Jakarta Tidak Anarkis]
 

“Kami minta PLN, camat, tolong komunikasikan masalah ini. Kalau memang betul adanya perusahaan yang melarang, kami pasti akan panggil. Masa iya, itu aja perusahaan tak mau.” Paparnya.

Dengan adanya persoalan ini, diakuinya, masyarakat yang dirugikan, karena keinginannya untuk menikmati listrik tertunda. Coba bayangkan, bagaimana kecewanya masyarakat kalau itu tak jadi. Ini yang harus diperjuangkan,” kesalnya.

[Pesta Hadiah Akhir Tahun dari Telkomsel]
 

Sementara itu, Kepala PLN Telukkuantan Darmansyah mengakui, kegiatan pembangunan jaringan listrik sepanjang 7 km menuju Desa Lubuk Kebun terhenti, karena berada di kawasan HTI perusahaan.

Kalau persoalan itu tak kunjung tuntas hingga Desember ini, kegiatan tersebut terpaksa diputus. “Ini tentu akan merugikan masyarakat. Tapi bagaimana lagi, kalau tak selesai Desember, ya terpaksa kami cut,” Tukasnya.


R24/zar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam