riau24 Harga Cabe Melambung, Pemprov Riau Tak Kunjung Kasih Solusi | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Pekanbaru

Harga Cabe Melambung, Pemprov Riau Tak Kunjung Kasih Solusi

0
Harga Cabe Melambung, Pemprov Riau Tak Kunjung Kasih Solusi
Berita Riau -  Harga Cabe Melambung, Pemprov Riau Tak Kunjung Kasih Solusi

Pekanbaru, Riau24.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tak kunjung memberikan solusi terkait melambungnya harga cabe merah di pasaran hingga mencapai Rp80 ribu, meski faktor penyebab tingginya harga telah diketahui, ditambah lagi, persoalan ini telah sering terjadi.

Seperti yang disampaikan Muhammad Firdaus selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, menurutnya, faktor penyebab melambungnyavharga cabe merah dikarenakan ketersediaan barang yang terbatas sehingga tidak mampu memenuhi jumlah kebutuhan masyarakat.

"Kami mendeteksi tidak adanya keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan masyarakat, sehingga ini menjadi pemicu naiknya harga cabe merah," ujar Firdaus, Kamis (3/11/16).

Ia menuturkan, penyebab lainnya dari tingginya harga cabe merah tersebut karena Riau hingga saat ini masih bergantung pada produksi cabe merah dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara dan sebagainya.

Katanya lagi, yang menjadi persoalan adalah ketika daerah penyuplai cabe merah tersendat produksinya maka akan sangat berdampak pada kestabilan harga cabe merah di Provinsi Riau.
Seperti yang tengah terjadi, ada tiga pintu masuk yang lumpuh yakni cabe asal Sumatera Barat, sumatera Utara, dan Jambi. Sementara yang ada di pasaran paling banyak dari Jawa.

Hal ini ditanggapi oleh Yen, masyarakat Riau yang juga mengeluhkan tingginya harga cabe merah. Menurutnya, persoalan melambungnya harga sembako acapkali terjadi, seharusnya pemerintah sudah bisa memberikan solusi terkait hal ini. Sehingga dizaman yang serba sulit ini, masyarakat tidak semakin tercekik dengan hal tersebut.

"Sudah sering sekali harga cabe naik begini, tiap lebaran lah, tahun baru lah, waktu kebanjiran lah. Harusnya sudah bisa membuat pemerintah memiliki solusi untuk kami. Tercekik kami pak, sudah semua serba susah, ditambah ini makin susah. Masyarakat Riau ini tak bisa makan tanpa cabe," keluh warga Marpoyan tersebut.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam