riau24 Panitia Pilkades Serentak Rohul Gelar Tes Tertulis Kepada Balon Kades | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

Ujian Seleksi Tertulis

Panitia Pilkades Serentak Rohul Gelar Tes Tertulis Kepada Balon Kades

0
Panitia Pilkades Serentak Rohul Gelar Tes Tertulis Kepada Balon Kades
Berita Riau -  Panitia Pilkades Serentak Rohul Gelar Tes Tertulis Kepada Balon Kades

Rohul, Riau24.com - Sebanyak 32 dari 33 Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) dari 5 desa di Rokan Hulu (Rohul) mengikuti seleksi tertulis yang dilaksanakan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Kamis (3/11/2016).

Panitia Pilkades serentak Rohul, menggelar seleksi tertulis bagi balon kades terutama bagi desa yang balon kadesnya lebih dari 5 balon. 

Tes tertulis yang diikuti oleh 32 balon Kades, berasal dari  Desa Koto Tinggi dengan 6 Balon, Desa Suka Maju  ada 8 Balon, Desa Rambah Hilir dengan 6 Balon, Desa Bangun Jaya  yakni 7 balon serta Desa Kembang Damai dengan 6 balon.

Tes tertulis 32 balon Kades, digelar di aula kantor Koordinator BUMdesa, kompleks Perkantoran Pemkab Rohul yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan, Juni Syafri, juga Ketua Panitia Pelaksana Pilkades serentak Kabupaten Rohul. juga hadir Kepala BPMPD Rohul, Abdul Haris, Kasat Intel AKP Aditya Reza, Kabag Tapem M.Zaki, termasuk puluhan pendukung balon kades.


Baca Juga :
Dumai Layak Dijadikan Kawasan Ekonomi CPO Menperin RI Kunker ke Wilmar

Dari 33 balon kades yang seharusnya ikuti tes tertulis, namun hanya 32 balon kades yang hadir. Seorang balon kades dari Desa Kembang Damai, tidak hadir karena mengundurkan diri sebelum tes tertulis digelar.

Tes tertulis mendapat kawalan dari aparat Polres Rohul serta satpol PP Rohul, dan ke 32 balon Kades, harus menjawab 50 soal objektif selama 90 menit. Soal-soal yang diujikan terkait pengetahuan tentang Pancasila, UUD 1945 serta managerial kepemimpindan pedesaan.

Ditegaskan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Rohul, Juny Syafri, seleksi tertulis bagi balon Kades balon kades sudah sesuai dengan Peraturan Mendagri serta Peraturan Daerah No 4 Tahun 2016 tetang pilkades serentak, dimana bagi balon kades tidak boleh lebih dari 5 calon untuk satu desa. Bila calon lebih dari 5 calon, maka harus dilakukan seleksi administratif dan tes tertulis. 

“Selain tes tertulis yang digelar hari ini, panitia Pilkades kabupaten pada Rabu kemarin, juga sudah lakukan tes administrasi, terhadap seluruh balon kades di desa yang miliki balon kades lebih dari 5,” kata Juni Syafri.


Baca Juga :
Ini Petisi Umat Islam Riau Pada Kasus Ahok

Dalam tes administrasi tersebut, tim sudah lakukan verifikasi syarat administrasi serta menilai kelayakan balon kades dari aspek usia, pendidikan pengalaman kemasyarakatan, serta penegalaman pemerintahan.

Juni Syafri menjamin, pelaksanaan seleksi terhadap balon kades dilakukan secara objektif dan transparan. Drinya juga menegaskan panitia tidak miliki kepentingan untuk meloloskan atau menjegal salah satu calon di 5 desa yang memiliki calon lebih dari 5 calon tersebut.

“Saya tegaskan, dalam seleksi ini tidak ada calon titipan, dan kita akan lakukan penilaian secara objektif,” sebutnya.

Kemudian kata Juni lagi, setelah tes tertulis selesai diperiksa, rencananya  panita kabupaten akan langsung umumkan jumlah skore hasil tes administrasi dan tes tertulis, sehingga menjamin transparansi dan  objektivitasnya.

“Dari hasil score tes administrasi dan tes tertulis, nantinya akan diserahkan ke panitia Pilkades tingkat desa, skore inilah  yang nantinya jadi dasar panitia pilkades menetapkan calon kades melalui pleno” ucapnya.‎    (***)



R24/ags 


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam