riau24 Di Siak, Harga Cabai Melebihi Harga Emas | Berita Riau
Senin, 05 Desember 2016

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Di Siak, Harga Cabai Melebihi Harga Emas

0
Di Siak, Harga Cabai Melebihi Harga Emas
Berita Riau -  Di Siak, Harga Cabai Melebihi Harga Emas
Siak, Riau24.comHarga cabai yang meningkat tajam, kini sudah tidak terkendali lagi. Bahkan harga cabai kini setara dengan harga emas. 

Seperti di salah satu pasar tradisional di Siak, Pasar Belantik Siak harga cabai merah telah menembus angka Rp 100 ribu/kg.

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Belantik Siak, Wanto (26) menuturkan harga beragam jenis cabai terus meroket tinggi dalam awal bulan ini.

“Harga cabai saat ini sudah mencapai Rp 100 ribu/kg padahal biasanya Rp 70 ribu/kg. Selain itu harga cabai merah dijual dengan harga Rp 70 ribu/kg, padahal normalnya hanya Rp35 ribu/kg. Kemudian cabai kriting menjadi Rp 85 ribu/Kg,” katanya Senin, (07/11/2016).


Baca Juga :
Gubri: PDRB Riau Terbesar ke 5 di Indonesia

Wanto menambahkan, kenaikan harga cabai ini dikarenakan cuaca ekstrim yang melanda Indonesia akhir-akhir ini sehingga sangat berpengaruh terhadap pasokan cabai ke pasar, karena para petani cabai banyak yang mengalami gagal panen.

Seperti contohnya pasokan dari Pulau Jawa yang disebabkan oleh banjir. Sedangkan di Sumatra disebabkan oleh cuaca yang tidak stabil, sehingga pertumbuhan cabai tidak optimal.

Ia juga mengatakan bahwa distribusi barang mengalami keterlambatan dari biasanya, hal ini disebabkan kurangnya pasokan dari petani.

“Distribusi barang (cabai,red) mengalami keterlambatan dari biasanya. Sehingga pemasaran harus nunggu cabai banyak dulu baru pemasoknya mau antar ke pasar,” ungkapnya.

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Aseh mengatakan kenaikan harga cabai yang begitu tinggi dari biasanya, membuatnya lebih membatasi keperluan kebutuhan untuk membeli bahan pokok maupun sayur-mayur.

“Semoga pemerintah maupun Dinas terkait untuk lebih menekankan angka kenaikan harga cabai, sehingga para oknum pedagang cabai tidak seenaknya untuk menaikkan harga cabai semau mereka,” harap Aseh.

Terkait persoalan ini, Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kabid Disperindag) Hendra mengatakan melonjaknya harga cabai di pasar dikarenakan pemasok dari Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) dan Provinsi Sumatra Utara (Sumut) tidak ada.

“Hal ini disebabkan gagal panen ditingkat petani, cuaca ekstrim sangat berpengaruh terhadap harga cabai. Sehingga pasokan cabai di pasar sangat sedikit,” singkatnya.   (***)





R24/lin 

 
 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam