riau24 Punya Istri Dua, ASN di Rohul Ini Diberhentikan Dari Jabatan | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Pemecatan ASN

Punya Istri Dua, ASN di Rohul Ini Diberhentikan Dari Jabatan

0
Punya Istri Dua, ASN di Rohul Ini Diberhentikan Dari Jabatan
Berita Riau -  Punya Istri Dua, ASN di Rohul Ini Diberhentikan Dari Jabatan
Rohul, Riau24.comTahun 2016 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) telah memecat secara tidak hormat 2 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 4 ASN lainnya diberhentikan secara sementara. 
 
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rohul, Fajar Sidqi. Alasan 2 ASN dilingkungan Pemkab Rohul yang diberhentikan secara tidak hormat karena telah dikenakan sanksi PP 53 tahun 2010,  disebabkan yang bersangkutan sudah 56 hari tidak masuk kantor. 
 
Selain 2 orang ASN yang diberhentikan secara tidak hormat, 2 ASN lain juga dikenakan sanksi pemotongan gaji berkala (sanksi sedang), karena jarang masuk kantor.

Sementara 1 ASN lainnya terkena sanksi pembebasan jabatan (sanksi berat) karena nekad beristeri 2 tanpa ada persetujuan istri pertama dan pejabat pembina pegawai. 

Baca Juga :
KPU Sudah Terima Surat Pengunduran Diri Ide-SUA 
 
 
“Sanksi itu merupakan hasil rapat tim penilai kinerja yang diketuai langsung Sekda Rohul, Kepala BKD, Asisten III dan Inspektorat,” ucapnya, Senin (7/11/2016). 
 
Selain itu ada 5 ASN yang terkena sanksi PP 53 tahun 2010. Dikatakannya,  4 ASN  terkena sanksi pemberhentian sementara, karena tengah terjerat kasus hukum.

Ke 4 ASN tersebut diberhentikan sementara,  karena tengah menghadapi proses hukum akibat tersangkut kasus penyalahgunaan Narkoba, kasus tinda asusila serta kasus penyalahgunaan jabatan. 
 
“Hal itu sesuai dengan  PP 4 tahun 1966 tentang aturan sanksi bagi ASN yang tengah menjalani proses hokum,” papar Fajar. 
 
Fajar memastikan, mantan Kadisdikpora Rohul Muhammad Zein, yang sudah dijatuhi vonis 1 tahun penjara oleh pengadilan Tipikor Pekanbaru adalah salah satu PNS yang diberhentikan sementara. 
 
“Untuk pak mantan Kadisdikpora itu tengah berproses. Kita akan segera menyurati Dinas terkait agar menyerahkan dokumen beliau (M. Zen),” ungkapnya.   (***)




R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam