riau24 Kepala Daerah Jangan Sampai Mau Terima Gratifikasi | Berita Riau
Kamis, 08 Desember 2016

Tolak Korupsi

Kepala Daerah Jangan Sampai Mau Terima Gratifikasi

0
Kepala Daerah Jangan Sampai Mau Terima Gratifikasi
Berita Riau -  Kepala Daerah Jangan Sampai Mau Terima Gratifikasi
Siak, Riau24.com - Bupati Siak Syamsuar menghadiri acara Deklarasi Anti Gratifikasi Pemerintah Provinsi Riau serta Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Riau di Balairung Room Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (9/11/16) Pekanbaru.

Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Alexander Marwata, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifa’i, Diriketur Gratifikasi KPK Republik Indonesia Giri Suprapdiono, Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman serta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau.


Baca Juga :
Gubri: Perayaan Hari Pahlawan Menyalakkan Jiwa Kemerdekaan


Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Riau mengatakan bahwa pelayanan publik memang rentan terhadap kasus Korupsi, Pungutan Liar (pungli) dan Gratifikasi.

Pelayanan kepada masyarakat ini terkait erat dengan waktu, keadaan dan kesempatan. Inilah yang membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi tempat berawalnya Korupsi, Pungli dan Gratifikasi.

“Untuk memberantas Korupsi, Pungli dan Gratifikasi yang ada di Provinsi Riau serta Kabupaten/kota, saya mengajak seluruh Kepala Daerah agar berkomitmen untuk tidak melakukan hal tersebut mulai dari sekarang” harap Andi.

Senada dengan hal tersebut Ketua Ombudsman Amzulian Rifai mengatakan bahwa negara kita sekarang berada dimana pelayanan masyarakat penting bagi pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun daerah.

“Bisa kita lihat bahwa negara dengan pelayanan publik yang baik bisa dipastikan bahwa tingkat korupsi mereka rendah. Dan juga sebaliknya jika negara mempunyai pelayanan publik yang jelek bisa dipastikan tingkat korupsi mereka tinggi," sebutnya.

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menambahkan bahwa tujuan didirikan negara kita ini adalah untuk mensejahterakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, itu juga terkait dengan pelayanan daerah terhadap masyarakat.

“Akan tetapi ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan”, ucapnya.

Selama 8 tahun belakangan, KPK sudah memproses 50 orang Bupati dan Walikota, sementara untuk gubernur kurang lebih 15 orang yang terkait dengan tindak pidana Korupsi.

“Kami berharap dengan adanya deklarasi anti Gratifikasi ini bapak-bapak bisa menerapkannya dengan sebaik mungkin di daerahnya serta bisa menciptakan pelayanan kepada masyarakat semakin baik," harapnya.

Dalam acara ini juga diadakan penandatanganan Anti Gratifikasi oleh Gubernur Provinsi Riau dan diikuti oleh seluruh Bupati dan Walikota Se-Provinsi Riau sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk terhindar dari Korupsi, Pungli, Gratifikasi.

Dijumpai seusai acara, Bupati Siak Syamsuar menjelaskan bahwa gratifikasi bukan ditujukan hanya untuk kepala daerah saja, akan tetapi untuk semua pimpinan dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun ASN diharapkan tidak melakukan gratifikasi.

“Jika nantinya dijumpai adanya gratifikasi maupun pungli, diharapkan dapat melapor ke KPK langsung ataupun melalui inspektorat” tegas Syam sapaan akrab Bupati Siak.

Selain itu, terkait dengan Pungutan Liar (pungli) Syamsuar juga menegaskan bahwa kita sudah membuat surat edaran kepada seluruh pimpinan SKPD agar tidak melakukan pengutan liar dan untuk setiap pelayanan kita gratiskan tanpa pungutan biaya.

“Jika ada masyarakat yang menggunakan oknum-oknum (calo) sebagai perantara sebaiknya jangan dilayani, dikhawatirkan akan berdampak buruk karena merekalah yang akan seperti contoh yang tidak baik," tutup Datuk Setia Amanah tersebut.   (***)





R24/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam