riau24 Dorongan Rakyat Menjadi Kunci Kemenangan Praperadilan SP3 PT SRL Terkait Perkara Kebakaran Lahan | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

Praperadilan

Dorongan Rakyat Menjadi Kunci Kemenangan Praperadilan SP3 PT SRL Terkait Perkara Kebakaran Lahan

0
Walhi Riau saat memberikan keterangan pers (Foto: Nof)
Berita Riau -  Dorongan Rakyat Menjadi Kunci Kemenangan Praperadilan SP3 PT SRL Terkait Perkara Kebakaran Lahan
Pekanbaru, Riau24.com- Sebanyak 13 pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum Pekanbaru siap mendampingi Wahana Lingkungan Hidup menghadapi sidang praperadilan terbitnya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) perusahaan diduga bakar lahan PT Sumatera Riang Lestari oleh Kepolisian Daerah Riau. Sidang perdana akan dilaksanakan pada Senin, 12 November 2016 nanti. 
 
"Kami berharap Polda Riau secara transaparan membuka dokumen-dokumen penghentian penyidikan atas nama PT SRL. Selain itu, kami berharap hakim yang menyidangkan perakara ini bisa bersifat objektif dan bisa mengambil keputusan bijak memenangkan keadilan untuk rakyat," kata Direktur Walhi Riau, Riko Kurniawan, Jumat, 11 November 2016. 
 
Salah satu kuasa hukum Walhi, Ali Husin Nasution mengatakan, dalam sidang perdana ini semua kuasa hukum akan hadir. "Kami juga sudah mempersiapkan alat bukti guna memperkuat dalil yang kami sampaikan dalam permohonan praperadilan," katanya.
 
Kuasa hukum lainnya Indra Jaya mengatakan, beberapa dalil pengajuan permohonan praperadilan terkait dengan kesalahan penerapan pasal. Sebab kata dia, penyidik hanya menerapkan aturan pembakaran hutan dan lahan, tapi tidak memperhatikan ketentuan pasal 98 dan 99 UU PPLH yang formulasi tindak pidananya dirumuskan dalam bentuk kerusakan lingkungan dan polusi udara. 
 
"Selain itu, ada keterangan ahli yang saling bertengangan dan tidak dimintai keterangan ahli seperti Bambang Hero dan Basuki Wasis terkait penghitungan kerusakan lingkungan ataupun tanah akibat kebakaran di areal konsesi PT SRL," katanya.
 
Sesuai ketentuan KUHAP kata dia, sidang praperadilan akan dilakukan paling lama 7 hari, sehingga sidang praperadilan akan dilakukan setiap hari. 
 
Menururtnya, Upaya membatalkan penghentian penyidikan melalui praperadilan ini merupakan amanah yang dilakukan berdasarkan kuasa diterima dari Walhi. Namun dia juga tidak dapat membantah kerja-kerja penegak hukum ini juga atas dorongan masyarakat Riau yang sepanjang 2015 menjadi korban Karhutla.
 
"Kami juga mohon kepada publik untuk dapat secara total mengawal proses-proses sidang berlangsung. Kekuatan rakyat akan menjadi salah satu kekuatan kunci kemenangan praperadilan ini," katanya. 
 
Kuasa Hukum lainnya Alhamran Hariawan yakin memenangkan praperadilan ini. "Sehingga pembatalan penghentian penyidikan atas nama tersangka PT SRL, bisa melahirkan efek domino sebagai dasar pembuka perkara lain dihentikan," katanya. (***)
 
R24/Nof


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam