riau24 Kapolda Riau Dukung Masyarakat Praperadilankan SP3 15 Perusahaan Diduga Bakar Lahan | Berita Riau
Sabtu, 03 Desember 2016

Praperadilan

Kapolda Riau Dukung Masyarakat Praperadilankan SP3 15 Perusahaan Diduga Bakar Lahan

0
Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain saat bersilaturahmi bersama wartawan di markas IJTI Riau (Foto: Nof)
Berita Riau -  Kapolda Riau Dukung Masyarakat Praperadilankan SP3 15 Perusahaan Diduga Bakar Lahan
Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigadir Jenderal Zulkarnain mendukung upaya hukum gugatan praperadilan terbitnya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) 15 perusahaan diduga bakar lahan. Kepolisian telah menyerahkan salinan dokumen SP3 kepada Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau untuk memenuhi syarat praperadilan. 
 
"Saya sudah berkomunikasi dengan Walhi, Jikalahari dan Kontras. Silahkan lakukan praperadilan," katanya, saat bersilaturahmi bersama wartawan di Markas IJTI, Jalan Sumatera, Pekanbaru, Jumat, 11 November 2016.
 
Zulkarnain mengatakan, terbitnya SP3 bukan berarti perkara ditutup. Kasus bisa dibuka kembali melalui proses praperadilan. Berdasarkan ketentuan Pasal 80 KUHAP disebutkan bahwa pihak ketiga yaitu pihak ketiga berhak mengajukan praperadilan. Dalam hal ini, Walhi merupakan bagian dari pihak ketiga tersebut. 
 
"Kami hargai lembaga maupun pihak ketiga mengajukan praperadilan," katanya. 
 
Pada prinsipnya kata Zulkarnain, dia bertugas untuk menuntaskan persoalan lingkungan dan kebakaran hutan dan lahan di Riau. Komitmen bersama juga dilakukan bersama Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Lahan Riau yang terdiri dari TNI, Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau.
 
"Komitmen kami bersama Satgas, Pak Dandrem, BPBD berikhtiar menyelesaikan masalah lingkungan," katanya.
 
Zulkarnain turut mendukung pemberitaan media dalam mengawal kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau. Begitu juga jalannya proses praperadilan SP3 perusahaan diduga bakar lahan yang diterbitkan oleh Polda Riau. 
 
"Gaung SP3 membuat perusahan lebih berhati-hati," katanya. 
 
Sebelumnya, warga Riau bernama Ferry Sapma melakukan gugatan praperadilan SP3 Peruahaan diduga bakar lahan di Riau. Namun permohonan Ferry ditolak hakim karena tidak memenuhi legal standing. Selanjutnya Walhi Riau bakal mengajukan praperadilan terhadap enam perusahaan di Riau. Namun untuk tahap awal ini, Walhi baru memasukkan gugatan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru atas tersangka PT SRL. Sidang perdana akan dilaksanakan Senin, 12 November 2016 mendarang. (***)

R24/Nof 


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam