riau24 Pelajar SMP Pangkalan Kerinci Ditemukan Tewas di Dalam Sungai | Berita Riau
Sabtu, 10 Desember 2016

Polres Pelalawan

Pelajar SMP Pangkalan Kerinci Ditemukan Tewas di Dalam Sungai

0
ilustrasi
Berita Riau -  Pelajar SMP Pangkalan Kerinci Ditemukan Tewas di Dalam Sungai
Pekanbaru, Riau24.com- Setelah sempat dilaporkan hilang sejam Jumat, 11 November 2016 kemarin. Pelajar sekolah menengah pertama (SMP) AK, 16 tahun akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jasad korban ditemukan terapung di dalam sungai tidak jauh dari bawah jembatan selasih, Jalan Hang Tuah, Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Kabar terakhir korban pergi mencari ikan aduan bersama lima temannya.
 
"Korban ditemukan warga di dalam sungai," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pelalawan, Ajun Komisaris Herman Pelani, Minggu, 13 November 2016.
 
Herman mengatakan, peristiwa bermula saat korban dinyatakan hilang sekira pukul 15.00, dua hari lalu. Awalnya korban pamit pergi bersama lima orang temannya mencari ikan di kawasan BTN lama. Namun sekira pukul 18.00 lima orang temannya sudah pulang ke rumahnya masing-masing. Sedangkan korban sendiri tidak kembali ke rumah. 
 
Keluarga korban lalu bertanya kepada lima temannya itu. Menurut keterangan temannya, saat mencari ikan sekira pukul 15.00 korban dijemput oleh seseorang menggunakan sepeda motor merk Honda Beat warna hitam. Sejak itu korban tidak kembali ke rumah.
 
Pihak keluarga dan warga sekitar terus berusaha mencari korban. Setelah seharian dicari namun korban tidak kunjung ditemukan. Keluarga korban akhirnya melapor ke Kepolisian Sektor Pangkalan Kerinci, Sabtu, 12 November 2015.
 
Korban akhirnya ditemukan secara tidak sengaja oleh warga setempat Saleh, 52 saat akan melintasi jembatan selasih, sekira pukul 06.30 pagi, Minggu, 13 November 2016. Saleh melihat sosok mayat mengapung di dalam sungai. Atas temuan itu, Saleh bersama warga sekitar kemudian melaporkan kejadian itu kepada kepolisian. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Selasih, Pangkalan Kerinci. 
 
"Saat di rumah sakit, orang tua memastikan bahwa jasad yang ditemukan tersebut adalah anaknya yang hilang," katanya. 
 
Hasil visum rumah sakit menyebutkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban dinyatakan telah meninggal sehari sebelumnya mengingat tubuh korban sudah banyak dimasuki air sungai. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.
 
"Penyelidikan meninggalnya korban masih berlanjut," ucap Herman. (***)

R24/Nof 


Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam