riau24 Nekad Berkeluh Kesah di Facebook, Seorang Waria di Rohul Dipolisikan | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

Melanggar UU ITE

Nekad Berkeluh Kesah di Facebook, Seorang Waria di Rohul Dipolisikan

0
Nekad Berkeluh Kesah di Facebook, Seorang Waria di Rohul Dipolisikan
Berita Riau -  Nekad Berkeluh Kesah di Facebook, Seorang Waria di Rohul Dipolisikan

Rohul, Riau24.com - Pemilik akun Facebook Miswandi Miskurosan Adefgan, dengan nama Jepri alias Jeni (30), waria yang berdomisili di Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah dikenakan wajib lapor, Senin (14/11/2016).

Pasalnya Jeni diduga telah melanggar pasal 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun dan atau denda sebesar 1 Miliar.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, SIK. MH melalui Paur Humas Ipda Efendi Lupino mengatakan, penahanan terhadap Jepri alias Jeni belum bisa dilakukan, karena penyidik masih menunggu keterangan dari saksi ahli.

Namun demikian, pihaknya mewajibkan yang bersangkutan untuk wajib lapor setiap satu kali setiap dua hari.


Baca Juga :
Pemprov Riau Percepat Finalisasi RTRW


"Kita tunggu keterangan ahli dulu. Kalau yang bersangkutan mengarah telah melanggar pasal yang disangkakan, maka akan dilakukan penahanan," kata Ipda Efendi, Senin (14/11/16).

Dijelaskan Ipda Efendi, Jepri alias Jeni yang juga pekerja salon kecantikan di Pasir Pengaraian ini dilaporkan oleh Hulubalang Rohul dengan Laporan Polisi No : LP/148/ XI/2016/SPKT/Riau/Res Rohul Tanggal 9 November 2016.

"Ia dilaporkan oleh Ketua Hulubalang Rohul Alirman itu sekitar pukul. 00.30 dini hari tanggal 08 November 2016. Dan laporan tersebut langsung diterima oleh KA SPKT II IPDA Ermitasari,"ungkap Ipda Efendi.

Sebelumnya, status di Facebook Jeni atas nama Miswandi Mirkurosan Adefgan menulis status “moga pasir pengaraian terkena bencana yang begitu dasyat. Mayoritasnya semua munafik. Katanya negeri seribu suluk. Manusianya seperti binatang. Sesama manusia tidak saling memaafkan tidak saling membantu, menusuk dari belakang. Suro diro jaya ningrat, Lebur dipagastuti, Sapa yang berbuat kejahatan pasti kena imbasnya “ tulisnya tertanggal 25 Oktober 2016 pukul 6.18 PM.

Tak jera, empat hari kemudian Jeni kembali menulis sebuah status di akun Facebooknya. Tepatnya pada tanggal 29 Oktober 2016 sekitar pukul 11.58 PM, mengatakan Pasirpengaraian Negeri Seribu suluk memang daerah munafik, tidak seperti daerah lainnya.

“Katanya Pasir Pengaraian Negeri Seribu Suluk…Tapi Koq laki2 sama laki2 ditaman kota koq isap2an ya…memang daerah munafik ni pasir pengaraian. Gak macam didaerah lainnya “ ungkap Miswandi Miskuroson Adefgan alias Jeni alias Jefri dalam status akun Facebooknya tertanggal 29 Oktober 2019 Pukul 11.58 PM.

Tentu saja status Miswandi Miskurosan Adefgan alias Jeni alias Jefri tersebut mendapat reaksi keras dari masyarakat Rohul, bahkan seorang warga yang membaca status penghinaan itu, bernama Fariz, berupaya mencari tahu dan melacak si pemilik akun. 

Namun, baru bisa dilacak dan diketahui pada Selasa siang (8/11/16). 
Sehingga akhirnya diketahui bahwa si pemilik akun Facebook itu adalah Jeni yang juga Waria yang selalu hilir mudik beraktivitas di salah satu salon di Pasir Pengaraian.   (***)





R24/ags 

 


 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam