riau24 Sampai Hati Pak Gubernur Tidak Bayarkan Tunjangan Kami | Berita Riau
Senin, 05 Desember 2016

Demo ASN RSUD Arifin Achmad

Sampai Hati Pak Gubernur Tidak Bayarkan Tunjangan Kami

0
Pegawai RSUD Arifin Achmad unjuk rasa tuntut tunjangan
Berita Riau -  Sampai Hati Pak Gubernur Tidak Bayarkan Tunjangan Kami
Pekanbaru, Riau24.com- Sedikitnya 700 pegawai negeri (PNS) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad kembali menggelar demonstrasi menuntut tunjangan penghasilan pegawai (TPP) dan jasa medis yang hingga kini belum dibayarkan Pemerintah Riau. Ini adalah aksi kedua para pegawai rumah sakit menuntut haknya kepada pemerintah, pada Juli 2016 yang hingga kini belum juga dibayarkan. 
 
"Kami minta agar jasa medis dan TPP kami dibayarkan 100 persen. Sekarang sudah akhir tahun, tapi belum juga dibayarkan," ungkap salah satu ASN dalam aksi ini kepada Riau24.com, Selasa (15/11/2016).
 
Perwakilan aksi demo, Burhanuddin Agung juga menuturkan bahwa tuntutan ASN terhadap TPP ini sesuai telah dengan Peraturan Gubernur.
 
Burhaundin menyayangkan Pemerintah Riau hingga kini tidak mampu memberikan kesejahteraan para pegawainya yang bertugas di rumah sakit. Dia mencontohkan, sebanyak 250 orang pegawai di Rumah Sakit Petala Bumi, hanya tujuh orang saja yang bisa mendapatkan TPP 50 persen. 
 
"Intinya, sampai hati tidak sekarang membayarkan, gubernur membiarkan orang bekerja ini dimana rumah sakit belum mampu memberikan kesejahteraan dan dipaksa bekerja," ungkap Burhanuddin.
 
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Direktur Utama (Dirut) RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Nuzelly Husnedy dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau, Asrizal menemui ratusan Aparatur Sipil Negara yang tengah melakukan demo menuntut tunjangan dan jasa medis itu.
 
Nuzelly saat menemui massa aksi disambut dengan teriakan dan sorakan dari ASN. Ia mengaku terlambat datang ke RSUD karena tengah menghadiri acara bersama Sekretaris Daerah.
 
"Maaf tadi saya ikut acara dengan Pak Sekda, makanya saya datang terlambat. Sekarang ini tolong pelayanan jangan sampai terganggu," ungkap Nuzelly, Selasa (15/11/2016).
 
Sementara itu, Asrizal juga mengatakan hal senada. Ia meminta agar ASN kembali bekerja dan memberikan pelayanan seperti sedia kala.
 
"Tuntutan mengenai TPP ini akan kita bahas ditingkat Sekda. Sekarang mari layani masyarakat ibu-ibu dan bapak-bapak. Saya mohon mari layani masyarakat," pungkasnya. (***)

R24/Uci/Nof 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam