riau24 Persoalan yang Tak Diperhatikan, AJI Gelar Workshop Bisnis dan HAM | Berita Riau
Selasa, 06 Desember 2016

Pekanbaru

Persoalan yang Tak Diperhatikan, AJI Gelar Workshop Bisnis dan HAM

0
Persoalan yang Tak Diperhatikan, AJI Gelar Workshop Bisnis dan HAM
Berita Riau -  Persoalan yang Tak Diperhatikan, AJI Gelar Workshop Bisnis dan HAM
Riau24.com-Sebagai rangkaian dari Festival Media (Fesmed) yang digelar Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) pada 19-20 November mendatang, AJI Pekanbaru bersama International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menaja workshop yang bertemakan Bisnis dan HAM.

Pelatihan yang akan berlangsung selama dua hari kedepan ini mendatangkan beberapa pemateri yang pada hari ini, Rabu (16/11/16), diisi oleh Siti noor lella dari Komnas HAM dan Imam Prihandono ph.D dari Universitas Airlangga.

Kemudian, peserta pada pelatihan yang berjumlah sebanyak 30 orang ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia yaitu Medan, Jakarta, Pontianak, Kediri, Jember, Bojonegoro, Malang dan Pekanbaru.

Menurut Mugiyanto selaku Senior Program Officer INFID, bisnis dalam kaitannya HAM adalah persoalan besar terkait praktek bisnis yang acapkali terjadi pelanggaran HAM namun tak jarang terabaikan dan seharusnya mendapat perhatian dari masyarakat terutama pemerintah.

"Mengapa workshop ini menjadi penting terutama karena media melalui para jurnalisnya yang bertugas menyuarakan yang tidak mampu bersuara (the voice of voiceless) penting untuk terus menerus menyampaikan isu ini supaya menjadi perhatian pemerintah," ujar Mugiyanto di Hotel Alpha Pekanbaru.

Dengan adanya materi mengenai prinsip-prinsip panduan PBB tentang bisnis dalam kaitan HAM yang memiliki 3 prinsip yaitu terkait kewajiban Negara hukum untuk melindungi HAM dalam praktek bisnis, kewajiban sektor bisnis untuk menghormati HAM dan prinsip tentang masyarakat agar mendapatkan pemulihan.

"Instrumen ini penting untuk dijadikan panduan ketika melakukan peliputan-peliputan, apalagi dengan sebagai rangkaian Fesmed terkait dengan lingkungan hidup, ini menjadi sangat relevan," pungas Mugiyanto.

Iapun mengharapkan dengan diangkatnya tema ini kepada para jurnalis akan membuka pemahaman jurnalis terkait hal-hal apa saja dalam bisnis yang melanggar HAM. "Untuk kemudian bisa mengurangi tingkat pelanggaran HAM pada praktek bisnis," harapnya.

Senada dengan Mugiyanto, Eko Faizin selaku ketua pada Festival Media juga berharap melalui workshop ini akan menambah wawasan dari pada jurnalis. "Jurnalis bisa membantu pemahaman dan kampanye HAM di sektor bisnis kedepannya," kata Eko.  

R24/ntg  

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam