riau24 Pembahasan Rel Kereta Api Belum Ada Titik Terang | Berita Riau
Senin, 05 Desember 2016

Pekanbaru

Pembahasan Rel Kereta Api Belum Ada Titik Terang

0
Pembahasan Rel Kereta Api Belum Ada Titik Terang
Berita Riau -  Pembahasan Rel Kereta Api Belum Ada Titik Terang
Riau24.com-Hingga kini Pemerintah Provinsi Riau belum mendapatkan hasil keputusan terkait pembahasan Kereta Api Sumatera Dumai-Pekanbaru oleh Kementerian Perhubungan dan Menteri Pertahanan dan Keamanan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Rahmat Rahim menuturkan karena terkendala pada persoalan rel yang berdekatan dengan sistem radar oleh TNI AU, Pemprov adalah hal ini Dishub belum bisa melakukan konsultasi publik tahap kedua.

"Sampai sekarang kami belum dapat info dari kementerian sejauh mana tindak lanjut untuk pertemuan dengan mabes AURI. Kita menunggu sifatnya, itu saja kami di dinas yang bisa kami lakukan," ujar Rahmat, Kamis (17/11/16).

Menurutnya, konsultasi publik tahap kedua baru bisa terlaksana jika pembahasan oleh dua kementerian tersebut belum menemui titik terang.

"Kita tidak bisa lanjut ke konsultasi tahap kedua karena belum ada pertemuan keputusan antara kemenhub dengan mabes AURI terkait dengan radar. Setelah ini selesai, kita akan konsultasi publik tahap kedua, mana masyarakat yang persil-persilnya belum selesai kita selesaikan," kata Rahmad di Pekanbaru.

Iapun berharap hasil pembahasan ini nantinya akan menentukan trase rel tetap ditempatnya karena batas jarak dengan radar sesuai aturan sudah diikuti.

"Trase rel kita janganlah sampai bergeser, hasilnya kita tunggu dululah keputusannya," pungkas Rahmat.

Seperti diberitakan sebelumnya, rel kereta api yang merupakan proyek dari Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Kereta Api, melewati jalur yang berdekatan dengan sistem radar oleh TNI AU.

"Pembebasan lahannya itu sudah kita laksanakan sesuai dengan prosedur namun dari lahan yang dilalui itu berdekatan dengan kawasan sistem radar," terang Masperi pada Riau24.com.

Dikhawatirkan, karena jarak yang terlalu dekat antara jalur rel kereta api dapat mempengaruhi sistem radar. "sehingga secara radar ini sedikit dikhawatirkan akan terjadi goncangan sehingga akan mempengaruhi sistem radar mereka," imbuhnya.

Oleh karena itu, untuk mendudukkan persoalan pembebasan lahan ini, diperlukan kesepahaman antara Departemen Perhubungan dan Departemen Pertanahan. "Mereka dalam mediasi sekarang, sedang dilakukan rapat koordinasi antara departemen perhubungan dengan Menteri Pertahanan dan Keamanan," tambahnya.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam