riau24 Perawat: Kami Mau Menghidupi Anak-anak Kami | Berita Riau
Senin, 05 Desember 2016

Demo ASN RSUD Arifin Achmad

Perawat: Kami Mau Menghidupi Anak-anak Kami

0
Demo ASN RSUD Arifin Achmad
Berita Riau -  Perawat: Kami Mau Menghidupi Anak-anak Kami
Pekanbaru, Riau24.com- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad hari ini kembali melakukan aksi demo. Seorang perawat yang diketahui bernama Handarini, menyampaikan kesulitan ekonomi yang dialaminya karena Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan jasa pelayanan secara penuh tak kunjung dibayarkan.


"Saya perawat saraf dan stroke. Kami berharap tolong berikan TPP kami 100 persen, jasa kami 100 persen. Itu adalah hak kami pak. Kami disini audah bekerja sepenuh hati. Tolong berikan pak, tolong," ujarnya di hadapan seluruh ASN, Kamis (17/11/2016).


Ia mengatakan, telah mengabdi di RSUD Arifin Achmad sejak tahun 1998. Bekerja di bagian saraf dan stroke, mengharuskannya menghadapi segala resiko yang cukup besar.


"Tolong berikan hak kami pak. Terbayang tidak sama bapak, kami bekerja dibagian itu, mengangkat pasien yang lumpuh. Terbayang tidak pak, apa resiko yang kami hadapi," tuturnya.


Sambil menangis ia menyebut, TPP dan jasa tersebut digunakan untuk menghidupi dan menyekolahkan anak-anaknya yang saat ini tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi.


"Kami hidup dari sini, kami bekerja disini pak. Kami mau menghidupi anak-anak kami. Saya punya 2 orang anak. Semuanga sudah kuliah dan di luar Pekanbaru," sebutnya.


Ia merincikan, jika mendapatkan tunjangan tersebut, TPP akan didapatnya sebesar Rp3,8 juta dan jasa pelayanan medis sebesar Rp3 juta.


"Kalau bapak tanya gaji kami kemana, asal bapak tau, semuanya sudah di SK kan di Bank Riau. Harapan kami cuma TPP dan jasa 100 persen. Itu untuk menghidupi anak-anak kami yang kuliah diluar. Cuma dengan uang segitu kami bisa menyekolahkan mereka untuk menjadi orang yang berguna untuk masa depan mereka," ungkapnya.


"Para pejabat yang ada disini, tolong kami. Kami perlu uang. Kami tidak bisa kaya disini, cuma kami bisa hidup disini. Dengan uang segitu kami bisa hidup dan menyekolahkan anak-anak kami," tutupnya dengan tangis.


Seperti diketahui, seluruh ASN RSUD Arifin Achmad melakukan aksi demo. Mereka menuntut untuk mendapatkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan jasa pelayanan medis sebesar 100 persen.


Tunjangan tersebut belum dibayarkan pihak RSUD maupun Pemerintah Provinsi Riau sejak Januari 2016 lalu.

R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam