riau24 Kanal Tak Berfungsi Dengan Baik, Rumah Dan Kebun Warga Berubah Jadi Kolam Ikan | Berita Riau
Kamis, 08 Desember 2016

Banjir Besar

Kanal Tak Berfungsi Dengan Baik, Rumah Dan Kebun Warga Berubah Jadi Kolam Ikan

0
Kanal Tak Berfungsi Dengan Baik, Rumah Dan Kebun Warga Berubah Jadi Kolam Ikan
Berita Riau -  Kanal Tak Berfungsi Dengan Baik, Rumah Dan Kebun Warga Berubah Jadi Kolam Ikan
Siak, Riau24.comTingginya curah hujan sejak beberapa waktu ini yang tengah menguyur daerah Kabupaten Siak dan sekitarnya membuat sebagian wilayah di Kabupaten Siak direndam banjir.

Selain di Sungai Mempura, Kampung Buantan Besar, Kecamatan Bungaraya juga direndam banjir. Tingginya banjir sampai merendam pemukiman warga dan kebun.

"Hujan turun memang lama tadi malam. Kami tidak mengira air sampai ke dalam rumah kami. Sempat panik malam itu, karena harus berupaya menguras air yang terlanjur masuk ke dalam rumah," terang Yani, warga Buantan Besar.


Baca Juga :
Di Era Presiden Ini, Kekuatan Militer Indonesia Pernah Membuat Amerika Ketakutan

Hingga siang menurut Yani, banjir juga belum surut. Dia bersama warga lainnya mencoba menelusuri penyebab air yang tidak lancar mengalir. Ternyata kanal untuk mengalirkan air menuju Sungai Cimpur dan Sungai Buantan tersumbat.

"Aliran air seperti kanal dan parit-parit menuju sungai selama ini memang tidak pernah diperhatikan pemerintah. Kalau warga ya semampunya, karena warga kan tak punya alat memadai untuk melakukan normalisasi," kata dia.

Ia mengatakan, selama ini tidak ada banjir yang separah hari ini. Biasanya hanya tergenang di halaman rumah lalu pagi-pagi atau seusai hujan air surut.

"Kami mohon kepada pemerintah untuk tidak melupakan pengecekan parit-parit dan kanal.

Sementara itu di Perawang Tualang, TPU (Tempat Pemakaman Umum) di Kelurahan Perawang yang berada di km 11 Perawang rusak karena erosi (pengikisan tanah). Tidak adanya saluran aliran air hujan, beberapa kuburan sudah mulai runtuh akibat erosi tersebut. Hal ini jelas mengkhawatirkan. Terutama pihak keluarga yang saudara mereka dimakamkan di TPU tersebut.

"Mohon perhatian dan tindakan dari pemerintah dan SKPD terkait agar TPU ini segera dibenahi dan erosi akibat hujan tidak menyebar dan sampai merusak makam.   (***)





R24/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam